Rakorpusda HSS: Perkuat Penemuan Kasus dan Kepatuhan Pengobatan TBC

Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan — Pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat langkah percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) yang digelar bersama Kementerian Dalam Negeri RI dan Kementerian Kesehatan RI di Media Center Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur pemerintah daerah, di antaranya Asisten I Setda, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Kepala Dinas PMDPPPA, perwakilan Inspektorat Daerah, Bapperida, serta sejumlah dinas terkait lainnya.

Rakorpusda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka kasus TBC, khususnya melalui peningkatan investigasi kontak terhadap penderita yang ditemukan di masyarakat.

Berdasarkan data tahun 2025, capaian indeks kasus TBC all cases yang dilakukan investigasi kontak secara nasional mencapai rata-rata 52 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di kisaran 43 persen.

Kepala DKPPKB Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Salahuddin, S.Kep., Ners, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan TBC.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut bukanlah akhir dari upaya penanggulangan TBC, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam mewujudkan eliminasi penyakit tersebut di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Pihaknya pun berkomitmen memperkuat penemuan kasus secara aktif, meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, memperbaiki sistem pelaporan, serta memperluas sinergi lintas sektor.

Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan percepatan eliminasi TBC di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Sinergi BI, DJPb, dan OJK Dorong Optimisme Ekonomi Daerah

*(UCK/Banjartv.com)