BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
KKN Internasional ULM Bangun Pojok Baca dan Papan Informasi di Kawasan FELDA Malaysia • Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis • Tim Takraw Putri HSS Tampil Perkasa di POPDA Kalsel, Tim Putra Melaju ke Semifinal • Takraw HSS Tampil Gemilang di POPDA Kalsel, HSS-A dan HSS-B Juara Pool • Sekda HSS Hadiri Sidang GTRA Penetapan Redistribusi Tanah 2026 • 30 Hari Bangun Desa, TMMD ke-128 di HSS Resmi Berakhir • TMMD ke-128 di HSS Rampung 100 Persen, Bangun Jalan hingga Rehab RTLH • GOW HSS Tingkatkan Literasi Kebencanaan Organisasi Wanita untuk Perkuat Ketahanan Keluarga • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Baznas HSS Ajak Pemkab dan Pengusaha Perkuat Gerakan Zakat untuk Mustahik

Baznas HSS Ajak Pemkab dan Pengusaha Perkuat Gerakan Zakat untuk Mustahik

📅 14 Mar 2026 ✍️ banjartv 🕐 14 Mar 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama para pengusaha lokal untuk memperkuat gerakan sosial melalui zakat. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Bupati HSS, Kamis (12/3/2026).

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten HSS menyelenggarakan aksi bertajuk “Keteladanan Zakat Pimpinan” yang menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan dunia usaha dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., mewakili Bupati HSS, memimpin langsung jajaran pejabat pemerintah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menunaikan zakat melalui Baznas.

Dalam sambutan Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., yang dibacakannya, Muhammad Noor menegaskan pentingnya keteladanan pemimpin dalam menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Pemimpin harus mampu menjadi cermin dan teladan bagi masyarakat yang dipimpinnya. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan budaya kepedulian bahwa berbagi merupakan bagian dari identitas masyarakat di Hulu Sungai Selatan,” ujarnya.

Gerakan zakat tersebut tidak hanya diikuti oleh jajaran pemerintahan, tetapi juga mendapat respons positif dari sejumlah pengusaha lokal yang menyalurkan zakat penghasilannya melalui Baznas HSS.

Ketua Baznas HSS, H. Muhammad Yunus, menegaskan zakat tidak hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga menjadi sarana membersihkan harta dan memperkuat solidaritas sosial.

“Yang terpenting, kita menyadari bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sebagai pembersih dari penghasilan kita. Dana yang terhimpun dari para pimpinan, ASN, dan pengusaha ini akan segera disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program bantuan Ramadan,” katanya.

Kegiatan yang mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” tersebut menyoroti dua dimensi utama zakat, yakni dimensi spiritual dan sosial. Secara spiritual, zakat menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus sarana menyucikan jiwa. Sementara dari sisi sosial, zakat berperan sebagai penggerak ekonomi yang membantu menciptakan keseimbangan serta ketahanan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga  Merusak Estetika Kota, Pemko Banjarmasin Bakal Tertibkan Kabel Semrawut

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Pemkab HSS juga berencana menggandeng Baznas untuk memberikan penghargaan khusus kepada para muzaki, khususnya pengusaha dan wajib zakat yang konsisten menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi zakat di daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat kurang mampu secara berkelanjutan.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook