BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Banjir di Desa Pasar Jati Mulai Surut, Ratusan Rumah Masih Terendam Selama Enam Hari

Banjir di Desa Pasar Jati Mulai Surut, Ratusan Rumah Masih Terendam Selama Enam Hari

📅 02 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 02 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, BANJAR – Banjir yang melanda Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Meski demikian, penurunan debit air masih berlangsung lambat dan ratusan rumah warga masih terdampak hingga hari keenam.

Pembakal Desa Pasar Jati, Quzwini, mengatakan bahwa sebelumnya ketinggian air berada pada kisaran 40 hingga 70 sentimeter. Saat ini kondisi air mulai menurun, namun belum signifikan.

“Alhamdulillah hari ini air sudah ada penurunan, cuma memang turunnya masih agak lama,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Bupati Banjar.

Meski banjir masih menggenangi permukiman, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Hanya sebagian kecil yang mengungsi sementara ke rumah keluarga.

“Warga Alhamdulillah masih bertahan, sebagian ada yang mengungsi, tapi ke rumah keluarga,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, warga mengemukakan kendala utama di lapangan berupa akses jalan yang terputus akibat banjir, khususnya di wilayah RT 7, yang merupakan perbatasan antara Desa Pasar Jati dan Desa Jati Baru.

Selain akses jalan, warga juga menyampaikan kebutuhan akan air bersih. Pemerintah desa berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan memaksimalkan unit tangki air yang tersedia serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Kita sediakan semampunya. Biasanya BPBD Kabupaten Banjar juga membantu penyediaan air bersih,” kata Quzwini.

Untuk kebutuhan pangan, ketersediaan makanan masih terjaga. Hal ini terbantu dengan adanya kegiatan haul yang menyediakan konsumsi di rest area, sehingga warga terdampak masih dapat mengakses makanan.

Berdasarkan data pemerintah desa, banjir berdampak pada sekitar 760 rumah dan 790 kepala keluarga, yang tersebar di RT 1 hingga RT 8. Sementara wilayah di seberang sungai dilaporkan aman dari genangan.

“Mayoritas warga kami tinggal di bantaran Sungai Batakura, sehingga wilayah ini memang rawan terdampak,” pungkasnya.

Baca Juga  Kapolda Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 3.800 Personel Amankan Kegiatan Pengajian Rutin Malam Senin Sekumpul

*(Dhani/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook