BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Banjir di Desa Pasar Jati Mulai Surut, Ratusan Rumah Masih Terendam Selama Enam Hari

Banjir di Desa Pasar Jati Mulai Surut, Ratusan Rumah Masih Terendam Selama Enam Hari

📅 02 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 02 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, BANJAR – Banjir yang melanda Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Meski demikian, penurunan debit air masih berlangsung lambat dan ratusan rumah warga masih terdampak hingga hari keenam.

Pembakal Desa Pasar Jati, Quzwini, mengatakan bahwa sebelumnya ketinggian air berada pada kisaran 40 hingga 70 sentimeter. Saat ini kondisi air mulai menurun, namun belum signifikan.

“Alhamdulillah hari ini air sudah ada penurunan, cuma memang turunnya masih agak lama,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Bupati Banjar.

Meski banjir masih menggenangi permukiman, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Hanya sebagian kecil yang mengungsi sementara ke rumah keluarga.

“Warga Alhamdulillah masih bertahan, sebagian ada yang mengungsi, tapi ke rumah keluarga,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, warga mengemukakan kendala utama di lapangan berupa akses jalan yang terputus akibat banjir, khususnya di wilayah RT 7, yang merupakan perbatasan antara Desa Pasar Jati dan Desa Jati Baru.

Selain akses jalan, warga juga menyampaikan kebutuhan akan air bersih. Pemerintah desa berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan memaksimalkan unit tangki air yang tersedia serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Kita sediakan semampunya. Biasanya BPBD Kabupaten Banjar juga membantu penyediaan air bersih,” kata Quzwini.

Untuk kebutuhan pangan, ketersediaan makanan masih terjaga. Hal ini terbantu dengan adanya kegiatan haul yang menyediakan konsumsi di rest area, sehingga warga terdampak masih dapat mengakses makanan.

Berdasarkan data pemerintah desa, banjir berdampak pada sekitar 760 rumah dan 790 kepala keluarga, yang tersebar di RT 1 hingga RT 8. Sementara wilayah di seberang sungai dilaporkan aman dari genangan.

“Mayoritas warga kami tinggal di bantaran Sungai Batakura, sehingga wilayah ini memang rawan terdampak,” pungkasnya.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan MWT di Banjarmasin, Pastikan Proses Distribusi Energi Berjalan Optimal

*(Dhani/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook