BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Maulid Nabi, TP PKK HSS Tekankan Penguatan Peran Keluarga dan Pendidikan Anak • Pemkab HSS Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Krisis dan Stabilitas Harga • Polres HSS Ungkap Lima Kasus Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan • SMPN 2 Banjarmasin Dicanangkan Jadi Sekolah Siaga Kependudukan, Edukasi Terintegrasi Tanpa Tambah Kurikulum • Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW • Maulid Nabi di SDN Batang Kulur Tengah, Ustaz Amrul Mu’min Ajak Murid Teladani Sunnah Rasul • Buka Pelatihan Bendahara KDMP, Bupati HSS Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi Keuangan • Kemarau Melanda HSS, Bupati dan Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Aksi Cepat Tangani Scam, OJK Kalsel Edukasi Warga HSS Kenali Modus Penipuan

Aksi Cepat Tangani Scam, OJK Kalsel Edukasi Warga HSS Kenali Modus Penipuan

📅 12 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 12 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari ancaman penipuan keuangan. Salah satunya melalui Roadshow Edukasi Keuangan, SNLIK, dan Banua Waspada Scam yang digelar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (11/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ramu Setda Kabupaten HSS ini mengusung tema “Edukasi, Pencegahan, dan Pelaporan Penipuan Keuangan: Aksi Cepat, Tangani Tepat, Waspada Wahini, Aman Salawasan.” Roadshow dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten HSS, H. Zulkifli, S.Sos., M.AP.

Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah maraknya modus penipuan yang semakin beragam.

“Kami mengapresiasi langkah OJK dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Literasi keuangan yang baik menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terjebak penipuan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, OJK mendorong masyarakat untuk lebih memahami cara mengenali, mencegah, serta melaporkan penipuan transaksi keuangan. OJK juga memperkenalkan peran Indonesia Anti Scam Center (IASC) sebagai pusat percepatan penanganan laporan penipuan.

Perwakilan OJK Kalimantan Selatan dalam paparannya menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat di tingkat kecamatan dan desa, untuk bersinergi. Dengan aksi cepat dan pelaporan yang tepat melalui jalur resmi seperti IASC, potensi kerugian masyarakat dapat ditekan,” ungkapnya.

Selain itu, OJK juga mendorong pembentukan helpdesk di tingkat kecamatan guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan dan mendapatkan informasi yang benar terkait layanan keuangan.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten HSS, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten HSS, para camat dan lurah se-Kecamatan Kandangan, serta Ketua APDESI kecamatan se-Kabupaten HSS.

Baca Juga  Wabup dan Sekda HSS Hadiri Pengajian Rutin dan Khataman Al-Qur’an di Setda

Melalui roadshow tersebut, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan keuangan serta aktif memanfaatkan kanal pelaporan resmi. Dengan meningkatnya kesadaran dan respons yang cepat, ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya di Kabupaten HSS diharapkan dapat terwujud.

UCK/Banjartv.com

Bagikan: WhatsApp Facebook