BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • BPBD Banjar Aktifkan Tiga Posko Siaga Karhutla dan Kekeringan, Distribusikan 400 Ribu Liter Air Bersih • DPRD dan Pemkab HSS Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 • Bunda PAUD HSS Pastikan MPLS Berjalan Ceria dan Ramah Anak di TK Negeri 1 Kandangan • Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V • Wabup HSS Minta Rehabilitasi SDN Tumbukan Banyu Dipercepat, Siswa Masih Belajar Bergantian • Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah • Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Aksi Cepat Tangani Scam, OJK Kalsel Edukasi Warga HSS Kenali Modus Penipuan

Aksi Cepat Tangani Scam, OJK Kalsel Edukasi Warga HSS Kenali Modus Penipuan

📅 12 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 12 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari ancaman penipuan keuangan. Salah satunya melalui Roadshow Edukasi Keuangan, SNLIK, dan Banua Waspada Scam yang digelar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (11/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ramu Setda Kabupaten HSS ini mengusung tema “Edukasi, Pencegahan, dan Pelaporan Penipuan Keuangan: Aksi Cepat, Tangani Tepat, Waspada Wahini, Aman Salawasan.” Roadshow dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten HSS, H. Zulkifli, S.Sos., M.AP.

Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah maraknya modus penipuan yang semakin beragam.

“Kami mengapresiasi langkah OJK dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Literasi keuangan yang baik menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terjebak penipuan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, OJK mendorong masyarakat untuk lebih memahami cara mengenali, mencegah, serta melaporkan penipuan transaksi keuangan. OJK juga memperkenalkan peran Indonesia Anti Scam Center (IASC) sebagai pusat percepatan penanganan laporan penipuan.

Perwakilan OJK Kalimantan Selatan dalam paparannya menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat di tingkat kecamatan dan desa, untuk bersinergi. Dengan aksi cepat dan pelaporan yang tepat melalui jalur resmi seperti IASC, potensi kerugian masyarakat dapat ditekan,” ungkapnya.

Selain itu, OJK juga mendorong pembentukan helpdesk di tingkat kecamatan guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan dan mendapatkan informasi yang benar terkait layanan keuangan.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten HSS, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten HSS, para camat dan lurah se-Kecamatan Kandangan, serta Ketua APDESI kecamatan se-Kabupaten HSS.

Baca Juga  HM. Hilman Resmi Dilantik Sebagai Staf Ahli Bupati, Jabatan Sekda Banjar Kosong

Melalui roadshow tersebut, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan keuangan serta aktif memanfaatkan kanal pelaporan resmi. Dengan meningkatnya kesadaran dan respons yang cepat, ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya di Kabupaten HSS diharapkan dapat terwujud.

UCK/Banjartv.com

Bagikan: WhatsApp Facebook