BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Aksi Cepat Tangani Scam, OJK Kalsel Edukasi Warga HSS Kenali Modus Penipuan

Aksi Cepat Tangani Scam, OJK Kalsel Edukasi Warga HSS Kenali Modus Penipuan

📅 12 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 12 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari ancaman penipuan keuangan. Salah satunya melalui Roadshow Edukasi Keuangan, SNLIK, dan Banua Waspada Scam yang digelar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (11/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ramu Setda Kabupaten HSS ini mengusung tema “Edukasi, Pencegahan, dan Pelaporan Penipuan Keuangan: Aksi Cepat, Tangani Tepat, Waspada Wahini, Aman Salawasan.” Roadshow dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten HSS, H. Zulkifli, S.Sos., M.AP.

Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah maraknya modus penipuan yang semakin beragam.

“Kami mengapresiasi langkah OJK dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Literasi keuangan yang baik menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terjebak penipuan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, OJK mendorong masyarakat untuk lebih memahami cara mengenali, mencegah, serta melaporkan penipuan transaksi keuangan. OJK juga memperkenalkan peran Indonesia Anti Scam Center (IASC) sebagai pusat percepatan penanganan laporan penipuan.

Perwakilan OJK Kalimantan Selatan dalam paparannya menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat di tingkat kecamatan dan desa, untuk bersinergi. Dengan aksi cepat dan pelaporan yang tepat melalui jalur resmi seperti IASC, potensi kerugian masyarakat dapat ditekan,” ungkapnya.

Selain itu, OJK juga mendorong pembentukan helpdesk di tingkat kecamatan guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan dan mendapatkan informasi yang benar terkait layanan keuangan.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten HSS, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten HSS, para camat dan lurah se-Kecamatan Kandangan, serta Ketua APDESI kecamatan se-Kabupaten HSS.

Baca Juga  Kasus penahanan ijazah, pemantik revisi Perda Ketenagakerjaan

Melalui roadshow tersebut, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan keuangan serta aktif memanfaatkan kanal pelaporan resmi. Dengan meningkatnya kesadaran dan respons yang cepat, ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya di Kabupaten HSS diharapkan dapat terwujud.

UCK/Banjartv.com

Bagikan: WhatsApp Facebook