
Cegah Kanker Leher Rahim, Ketua TP PKK HSS Pantau Skrining HPV DNA di Tanah Bangkang
BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, meninjau pelaksanaan skrining kanker leher rahim melalui pemeriksaan HPV DNA di Kantor Desa Tanah Bangkang, Kecamatan Sungai Raya.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan peninjauan pasar murah serta pembinaan Desa Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (Ber-PHBS). Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TP PKK HSS dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, sekaligus memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Saat meninjau layanan skrining, Hj. Mustaidah berdialog dengan tenaga kesehatan dan sejumlah perempuan yang mengikuti pemeriksaan. Ia memastikan pelayanan berjalan dengan baik serta peserta mendapatkan informasi yang cukup mengenai pentingnya deteksi dini kanker leher rahim.


“Pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, penanganan dapat segera dilakukan sesuai hasil pemeriksaan,” ujarnya.
Pemeriksaan HPV DNA merupakan salah satu metode skrining untuk mengetahui adanya infeksi HPV yang berisiko menyebabkan kanker leher rahim. Pelaksanaan skrining secara berkala diharapkan dapat meningkatkan kesadaran perempuan untuk lebih memperhatikan kesehatan reproduksi dan melakukan pemeriksaan sejak dini.
Selain memantau layanan kesehatan, Hj. Mustaidah juga meninjau pelaksanaan pasar murah yang diperuntukkan bagi masyarakat setempat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Pasar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Ketua TP PKK HSS juga memberikan pembinaan kepada masyarakat dan kader PKK mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Ia menegaskan, penerapan PHBS harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“PHBS harus dimulai dari keluarga. Kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, dan mencegah penyakit perlu dilakukan secara terus-menerus,” ujarnya.

Menurut Hj. Mustaidah, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Karena itu, edukasi mengenai kesehatan dan kebersihan perlu terus diberikan agar perilaku hidup sehat dapat menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Peran kader PKK juga dinilai penting dalam menggerakkan masyarakat. Kader tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak yang mampu mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK HSS terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan keluarga.

Rangkaian kegiatan di Desa Tanah Bangkang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini penyakit, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
Dengan semakin kuatnya peran keluarga dan kader PKK, upaya mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten HSS diharapkan dapat terus ditingkatkan.
*(UCK/BANJARTV.COM)