BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Hanura Banjarmasin Salurkan Air Bersih untuk Warga Jalan Irian 1, Tampung Aspirasi Masyarakat • SKCK Online Keliling Ditintelkam Polda Kalsel Sambangi Kampus, Mahasiswa Rasakan Kemudahan Layanan • Muscab Pramuka HSS Dimajukan ke Desember 2026, Ini Alasan Ketua Kwarcab • Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show, Dorong Pelestarian Budaya dan Pengembangan UMKM • JERITAN HATI ANAK KALIMANTAN YANG TERSAPU KABUT ASAP • Bazar hingga Tata Rias Lokal, Yuniati Iberahim Dorong Penguatan UMKM di Kandangan • Kabut Asap Tak Padamkan Kreativitas, 90 Penampil Meriahkan Fashion Show Sasirangan di HSS • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
100 Perempuan PRSE HSS Dibekali Keterampilan Kuliner, Didorong Jadi Pelaku Usaha Mandiri

100 Perempuan PRSE HSS Dibekali Keterampilan Kuliner, Didorong Jadi Pelaku Usaha Mandiri

📅 05 Sep 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Sep 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Sebanyak 100 perempuan usia produktif yang masuk kategori Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mendapat pembekalan keterampilan kuliner. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Pelatihan Pengembangan Ekonomi Masyarakat tersebut digelar di Pendopo Bupati HSS, Jumat (4/9/2026). Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, turut meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Mustaidah berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan berakhir. Menurutnya, pengetahuan dan kemampuan yang didapat harus dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga.

“Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di sini. Manfaatkan keterampilan ini untuk membuka usaha mandiri yang produktif, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan dan perekonomian keluarga,” ujar Hj. Mustaidah.

Untuk meningkatkan kemampuan peserta, panitia menghadirkan Chef Agus Sasirangan sebagai instruktur. Peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari teknik pengolahan bahan makanan, cara penyajian yang menarik, hingga menghasilkan produk kuliner yang berkualitas dan memiliki daya saing.

Pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis memasak. Peserta juga didorong untuk memiliki keberanian dan jiwa kewirausahaan agar mampu melihat keterampilan kuliner sebagai peluang ekonomi yang dapat dikembangkan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengolah dan menyajikan produk makanan yang layak jual serta memiliki kepercayaan diri untuk memulai dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Selain keterampilan individu, pembentukan kelompok usaha juga menjadi bagian dari sasaran kegiatan. Melalui kelompok tersebut, peserta diharapkan dapat saling mendukung, berbagi pengalaman, mengembangkan produk, hingga membangun usaha secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Baca Juga  Dipimpin Kapolres, Polres HSS Bersama Wartawan Bagi Takjil ke Pengendara

Pemerintah Kabupaten HSS berharap pelatihan ini dapat membuka sumber pendapatan baru bagi keluarga peserta. Dalam jangka panjang, keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi modal untuk mengembangkan ekonomi produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSS beserta jajaran. Sebanyak 100 perempuan usia produktif berusia di bawah 50 tahun mengikuti pelatihan yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas ekonomi dan mendorong kemandirian peserta.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook