BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
GABSI Sebanua-6 Gelar Turnamen Bridge Nasional di Hulu Sungai Selatan

GABSI Sebanua-6 Gelar Turnamen Bridge Nasional di Hulu Sungai Selatan

📅 15 Dec 2025 ✍️ banjartv 🕐 15 Dec 2025
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bridge Nasional di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sebanua-6 menggelar Turnamen Bridge yang berlangsung di halaman Sekretariat GABSI HSS, Jalan A. Yani, tepat di samping Kantor Inspektorat dan Bappelitbangda setempat, Minggu (14/12/2025).

Turnamen ini diikuti 36 atlet bridge dari wilayah Sebanua-6, dengan enam atlet di antaranya merupakan wakil tuan rumah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pertandingan digelar selama dua hari, sejak 13 hingga 14 Desember 2025, dengan target pelaksanaan enam meja pertandingan.

Sekretaris GABSI Sebanua-6, Ir. Syaifullah, mengatakan turnamen ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet bridge daerah. Seluruh hasil pertandingan akan dikirim ke pusat di Jakarta untuk diakumulasi sebagai bagian dari penilaian nasional atlet bridge.

“Nilai dari turnamen ini menjadi bagian dari sistem penilaian nasional. Ini sangat penting untuk meningkatkan peringkat sekaligus jam terbang atlet-atlet bridge daerah,” ujarnya.

Ia mengakui, jumlah atlet bridge di wilayah Sebanua-6 masih tergolong terbatas. Kondisi tersebut mendorong seluruh GABSI di wilayah Sebanua-6 untuk bersepakat menggelar turnamen secara terpusat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, agar kompetisi tetap berjalan dan pembinaan atlet terus berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Syaifullah juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua GABSI Provinsi Kalimantan Selatan, Athaillah Hasbi, atas dukungan penuh yang diberikan terhadap pengembangan olahraga bridge di Kalimantan Selatan, termasuk di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Melalui turnamen ini, GABSI Sebanua-6 berharap dapat memperkuat pembinaan atlet, mempererat kebersamaan antardaerah, serta melahirkan atlet-atlet bridge berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

*(UCK/Banjartv)

Baca Juga  DPRD Banjar Soroti Proyek RS tipe D di Gambut dan Kinerja Pokja Pengadaan
Bagikan: WhatsApp Facebook