BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Pemkab HSS Raih Terbaik 2 Creative Financing di Ajang Regional Kalimantan 2026 • Pemkab HSS Perkuat Kompetensi Petani melalui Pelatihan Penggunaan Pestisida Aman • Festival Permainan Tradisional Hardiknas 2026 di HSS Diikuti 518 Pelajar • Ketua TP PKK HSS Perkuat Pembinaan Desa Sirih Jelang Penilaian AKU HATINYA PKK • Ratusan Siswa SD di Sungai Raya Ikuti Khataman Massal Al-Qur’an • Hari ke-16 TMMD ke-128, Kodim 1003/HSS Percepat Pengecoran Jalan Penghubung Desa • Kesbangpol Banjar Perkuat Kewaspadaan Dini untuk Antisipasi Hoaks, Radikalisme, dan Konflik Sosial • Pemkab HSS Tingkatkan Kompetensi Guru SD Lewat Pelatihan Koding dan AI serta Bimtek Inklusi • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
GABSI Sebanua-6 Gelar Turnamen Bridge Nasional di Hulu Sungai Selatan

GABSI Sebanua-6 Gelar Turnamen Bridge Nasional di Hulu Sungai Selatan

📅 15 Dec 2025 ✍️ banjartv 🕐 15 Dec 2025
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bridge Nasional di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sebanua-6 menggelar Turnamen Bridge yang berlangsung di halaman Sekretariat GABSI HSS, Jalan A. Yani, tepat di samping Kantor Inspektorat dan Bappelitbangda setempat, Minggu (14/12/2025).

Turnamen ini diikuti 36 atlet bridge dari wilayah Sebanua-6, dengan enam atlet di antaranya merupakan wakil tuan rumah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pertandingan digelar selama dua hari, sejak 13 hingga 14 Desember 2025, dengan target pelaksanaan enam meja pertandingan.

Sekretaris GABSI Sebanua-6, Ir. Syaifullah, mengatakan turnamen ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet bridge daerah. Seluruh hasil pertandingan akan dikirim ke pusat di Jakarta untuk diakumulasi sebagai bagian dari penilaian nasional atlet bridge.

“Nilai dari turnamen ini menjadi bagian dari sistem penilaian nasional. Ini sangat penting untuk meningkatkan peringkat sekaligus jam terbang atlet-atlet bridge daerah,” ujarnya.

Ia mengakui, jumlah atlet bridge di wilayah Sebanua-6 masih tergolong terbatas. Kondisi tersebut mendorong seluruh GABSI di wilayah Sebanua-6 untuk bersepakat menggelar turnamen secara terpusat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, agar kompetisi tetap berjalan dan pembinaan atlet terus berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Syaifullah juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua GABSI Provinsi Kalimantan Selatan, Athaillah Hasbi, atas dukungan penuh yang diberikan terhadap pengembangan olahraga bridge di Kalimantan Selatan, termasuk di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Melalui turnamen ini, GABSI Sebanua-6 berharap dapat memperkuat pembinaan atlet, mempererat kebersamaan antardaerah, serta melahirkan atlet-atlet bridge berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

*(UCK/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook