BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Hari Santri 2026 di HSS, Momentum Mengenang Perjuangan Ulama dan Santri • Wabup Suriani Minta Perangkat Daerah Optimalkan Potensi PAD HSS • 10 Program Pokok PKK di HSS Dievaluasi, Administrasi dan Pembinaan Kader Jadi Sorotan • Peduli Relawan Karhutla, Ketua TP PKK HSS Salurkan Bantuan melalui Posko BPBD • Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi • Meriah! Pengajian Jumat Pon di Bukit Raya Padukan Dakwah, Jaranan, dan Gamelan Rock Ska • Ambulans Desa Sungai Buluh Diresmikan, Akses Pelayanan Kesehatan Diharapkan Makin Mudah • Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Bupati HSS Serahkan 5.500 Liter BBM untuk BPK, Perkuat Penanganan Karhutla

Bupati HSS Serahkan 5.500 Liter BBM untuk BPK, Perkuat Penanganan Karhutla

📅 03 Sep 2026 ✍️ banjartv 🕐 03 Sep 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memperkuat kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan 5.500 liter bahan bakar minyak (BBM) kepada Kerukunan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) HSS.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., saat memimpin Apel Pengarahan Antisipasi Penanganan Bencana Karhutla di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS, Jalan Musyawarah, Kandangan, Rabu (2/9/2026).

Bantuan BBM tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional para relawan BPK dalam menjalankan tugas penanganan dan pemadaman karhutla di berbagai wilayah Kabupaten HSS.

Selain bantuan operasional, Pemerintah Kabupaten HSS juga menyerahkan santunan asuransi kematian kepada keluarga tiga anggota relawan BPK HSS yang meninggal dunia. Masing-masing keluarga menerima santunan sebesar Rp10 juta.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya penanganan karhutla, khususnya para relawan yang berada di garis depan.

“Saya menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak, khususnya para relawan yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah, siang dan malam, mendarmabaktikan tenaga dan pikirannya dalam mengendalikan serta memadamkan karhutla di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujar Syafrudin.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI dan Polri, pemerintah kecamatan dan desa, BPK, relawan, hingga pihak swasta.

Karena itu, koordinasi dan komunikasi antarpihak dinilai menjadi kunci agar penanganan karhutla di lapangan dapat berjalan efektif, terarah, dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.

Baca Juga  Perkuat Sinergi, Lapas Narkotika Karang Intan Audiensi dengan Pemkab Banjar

“Keberhasilan penanganan bencana ini adalah buah dari kerja sama semua pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten HSS, TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, BPK, tim Tagana, pihak swasta, hingga seluruh stakeholder terkait,” katanya.

“Mengingat banyaknya tim yang terlibat, komunikasi dan koordinasi yang presisi sangat diperlukan,” sambungnya.

Di tengah meningkatnya ancaman karhutla selama musim kemarau, Bupati HSS juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Pemerintah daerah, kata Syafrudin, terus meningkatkan sosialisasi mengenai ketentuan hukum serta sanksi yang dapat dikenakan terhadap pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Kita sudah memasifkan sosialisasi aturan hukum yang berlaku, termasuk sanksi tegas bagi pihak-pihak yang sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah pencegahan yang dibarengi dengan penegakan aturan diperlukan untuk meminimalkan risiko kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan karhutla.

“Langkah preventif dan penegakan aturan ini penting demi menjaga keselamatan dan kenyamanan warga HSS secara keseluruhan,” ujarnya.

Selain mengantisipasi karhutla, Pemerintah Kabupaten HSS juga mengambil langkah untuk menghadapi dampak lain dari musim kemarau, terutama kekeringan dan potensi krisis air bersih.

Bupati mengatakan, distribusi bantuan air bersih terus dilakukan ke sejumlah desa dan wilayah di Kabupaten HSS yang mengalami kekeringan.

Penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk respons pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengurangi dampak musim kemarau yang dirasakan warga.

Apel pengarahan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pemangku kepentingan. Di antaranya Ketua Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI Kolonel Infanteri Bambang Susilo, S.Pd., Kapolres HSS, Dandim 1003 HSS, Danyonif TP 829/BA, Kepala BPBD HSS, Kepala Dinas Sosial, Kepala Satpol PP dan Damkar HSS, Ketua PMI, Koordinator Manggala Agni, perwakilan Tagana HSS, Kerukunan BPK HSS, serta para relawan penanggulangan bencana.

Baca Juga  Menjelang Momentum 5 Rajab, Satpol PP Banjar Perketat Pengamanan dan Penertiban PKL

Konsolidasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan, koordinasi, dan sinergi seluruh elemen dalam menghadapi ancaman karhutla sekaligus dampak kekeringan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook