BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
100 Perempuan PRSE HSS Dibekali Keterampilan Kuliner, Didorong Jadi Pelaku Usaha Mandiri • Relawan Peduli Lamandau Galang Dana untuk Bantu Pengobatan Penderita Kanker Usus Besar • Cegah Kanker Leher Rahim, Ketua TP PKK HSS Pantau Skrining HPV DNA di Tanah Bangkang • Tinjau Karhutla di HSS, Bupati Apresiasi Gerak Cepat Warga dan Relawan • Bupati HSS Serahkan 5.500 Liter BBM untuk BPK, Perkuat Penanganan Karhutla • Wujud Syukur HUT RI ke-81, DPD Thoriqoh Shiddiqiyyah Lamandau Serahkan Rumah Layak Huni Ketiga • Camat Menthobi Raya Kawal Penyaluran BLT Dana Desa untuk 12 KPM di Desa Bukit Harum • Bunda PAUD HSS Serahkan Bantuan PKH, Dorong Pemenuhan Hak Anak Sejak Dini • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Sentuhan Kepedulian di HSS: Beasiswa Jadi Cahaya Masa Depan Anak Korban Kekerasan

Sentuhan Kepedulian di HSS: Beasiswa Jadi Cahaya Masa Depan Anak Korban Kekerasan

📅 25 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 25 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor bersama Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada dua siswi Sekolah Dasar (SD) dan satu siswi tingkat SMP/MTs. Penyerahan berlangsung di ruang kerja bupati, Selasa (24/2), dalam suasana penuh haru.

Program beasiswa tersebut merupakan bagian dari bantuan pendidikan bagi anak korban kekerasan yang diinisiasi Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Pusat bekerja sama dengan PT Bayan Resources melalui program Bayan Peduli.

Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni Rp3 juta untuk tingkat SD, Rp5 juta untuk SMP, dan Rp7 juta untuk SMA. Beasiswa disalurkan dua kali dalam setahun atau setiap semester, serta dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.

Penerima bantuan merupakan anak-anak korban kekerasan yang berada dalam pendampingan LPAI, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta berasal dari keluarga kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati HSS menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti karena kondisi apa pun.

“Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mereka tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak, meskipun sedang menghadapi ujian berat dalam hidupnya. Kita tidak boleh membiarkan masa depan mereka terhenti karena keadaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk terus memberikan perlindungan dan pendampingan, sekaligus memastikan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak korban kekerasan di daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten HSS turut memberikan motivasi kepada para penerima beasiswa agar tetap semangat menempuh pendidikan.

“Belajarlah dengan tekun dan sungguh-sungguh. Jangan pernah menyerah pada keadaan. Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih cerah,” pesannya.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah bersama berbagai pihak berharap anak-anak yang mengalami kekerasan tetap memiliki harapan untuk bangkit dan meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

Baca Juga  Wakil Bupati H.Suriani Monitoring Pembangunan di Wilayah Daha

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook