BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Maulid Nabi, TP PKK HSS Tekankan Penguatan Peran Keluarga dan Pendidikan Anak • Pemkab HSS Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Krisis dan Stabilitas Harga • Polres HSS Ungkap Lima Kasus Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan • SMPN 2 Banjarmasin Dicanangkan Jadi Sekolah Siaga Kependudukan, Edukasi Terintegrasi Tanpa Tambah Kurikulum • Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW • Maulid Nabi di SDN Batang Kulur Tengah, Ustaz Amrul Mu’min Ajak Murid Teladani Sunnah Rasul • Buka Pelatihan Bendahara KDMP, Bupati HSS Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi Keuangan • Kemarau Melanda HSS, Bupati dan Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Mobil Hilang Kembali ke Pemilik, Polres HSS Sukses Ungkap Curanmor lewat Jaran Intan 2026

Mobil Hilang Kembali ke Pemilik, Polres HSS Sukses Ungkap Curanmor lewat Jaran Intan 2026

📅 05 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan — Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melalui Operasi Jaran Intan 2026 yang digelar pada 20–31 Januari 2026.

Dalam operasi tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres HSS mengamankan empat unit mobil dan tiga sepeda motor. Pengungkapan itu berasal dari tiga target operasi (TO) dan dua kasus non-TO, dengan total lima orang tersangka.

Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang terlibat selama operasi berlangsung.

“Selama pelaksanaan Operasi Jaran Intan 2026, kami berhasil mengungkap empat kasus dengan lima orang tersangka serta mengamankan barang bukti berupa empat mobil dan tiga sepeda motor,” ujar AKBP Awaluddin Syam saat konferensi pers di halaman Mapolres HSS, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan Operasi Jaran Intan tahun sebelumnya, jumlah kasus yang diungkap tidak mengalami peningkatan. Namun, jumlah barang bukti kendaraan roda empat mengalami kenaikan signifikan.

“Secara jumlah kasus tidak ada perubahan dibanding tahun lalu, tetapi untuk kendaraan roda empat terjadi peningkatan sebanyak tiga unit,” jelasnya.

Adapun mobil yang diamankan meliputi Honda Brio merah bernomor polisi B 1236 ROD, Toyota Calya putih DA 1960 BJ, Daihatsu Sigra putih DA 1243 DE, serta Mitsubishi Triton putih KT 8875 YM.

Sementara itu, sepeda motor yang diamankan terdiri atas Honda Genio hitam KT 5659 BAS serta dua unit Honda CRF berwarna hitam dan merah putih.

AKBP Awaluddin menilai capaian tersebut sebagai prestasi yang patut diapresiasi, mengingat jumlah kendaraan roda empat yang berhasil diamankan lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Ini merupakan pencapaian yang cukup baik bagi Satreskrim Polres HSS, khususnya dalam upaya menekan angka curanmor di wilayah hukum kami,” katanya.

Baca Juga  Pembahasan Penyertaan Modal PD Pasar Bauntung Batuah: 13 Pasar Diinventarisasi, 4 Tidak Potensial

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli kendaraan bermotor, terutama terkait kelengkapan administrasi.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kendaraan yang dibeli memiliki surat-surat resmi. Membeli kendaraan tanpa dokumen yang sah sama saja membuka peluang terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor,” tegasnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Polres HSS turut menyerahkan dua unit mobil kepada pemiliknya untuk proses pinjam pakai barang bukti. Mitsubishi Triton putih KT 8875 YM diserahkan kepada pemilik bernama Mulyadi, sedangkan Honda Brio merah B 1236 ROD diserahkan kepada Fajar Sidik.

Mulyadi mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres HSS atas keberhasilan menemukan kembali mobilnya yang sempat hilang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres HSS yang telah bekerja keras mengungkap kasus ini dan menemukan kembali mobil saya,” ujar Mulyadi.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook