BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Maulid Nabi, TP PKK HSS Tekankan Penguatan Peran Keluarga dan Pendidikan Anak • Pemkab HSS Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Krisis dan Stabilitas Harga • Polres HSS Ungkap Lima Kasus Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan • SMPN 2 Banjarmasin Dicanangkan Jadi Sekolah Siaga Kependudukan, Edukasi Terintegrasi Tanpa Tambah Kurikulum • Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW • Maulid Nabi di SDN Batang Kulur Tengah, Ustaz Amrul Mu’min Ajak Murid Teladani Sunnah Rasul • Buka Pelatihan Bendahara KDMP, Bupati HSS Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi Keuangan • Kemarau Melanda HSS, Bupati dan Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Ketua Dekranasda HSS Kenalkan Sasirangan Motif Bunga Kecombrang dan Kerajinan Bambu Loksado di Kalsel Expo 2026

Ketua Dekranasda HSS Kenalkan Sasirangan Motif Bunga Kecombrang dan Kerajinan Bambu Loksado di Kalsel Expo 2026

📅 13 Aug 2026 ✍️ banjartv 🕐 13 Aug 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, memperkenalkan sejumlah produk kerajinan unggulan daerah melalui podcast Bincang Singkat di stan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (12/8/2026).

Podcast tersebut digelar pada hari pertama pelaksanaan Kalsel Expo 2026. Dalam kesempatan itu, Mustaidah memaparkan beragam potensi kerajinan lokal HSS yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat setempat.

Salah satu produk yang diperkenalkan adalah kain sasirangan dengan motif Bunga Kecombrang. Motif tersebut menjadi salah satu ciri khas sasirangan HSS yang terus dikembangkan sebagai produk kerajinan sekaligus identitas budaya daerah.

“Kerajinan yang ada di HSS ini memiliki potensi yang luar biasa. Sasirangan dengan berbagai motif khas HSS menjadi bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus kita kenalkan dan kembangkan,” ujar Mustaidah dalam podcast tersebut.

Selain sasirangan, Mustaidah turut memperkenalkan kerajinan berbahan bambu yang berasal dari Loksado. Menurutnya, pemanfaatan bahan baku lokal menjadi salah satu kekuatan produk kerajinan HSS karena memiliki karakter serta nilai khas yang membedakannya dengan produk dari daerah lain.

Keberagaman motif sasirangan serta kreativitas dalam mengolah bambu, lanjutnya, menunjukkan besarnya potensi para perajin lokal HSS untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomi sekaligus memiliki identitas daerah.

“Kita ingin produk-produk kerajinan HSS semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga lebih luas. Potensi dan kreativitas para perajin harus terus kita dorong agar mampu berkembang,” katanya.

Keikutsertaan HSS dalam Kalsel Expo 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi para pelaku usaha dan perajin lokal.

Baca Juga  Relawan Peduli Lamandau Galang Dana untuk Bantu Pengobatan Penderita Kanker Usus Besar

Melalui promosi, inovasi, dan pengembangan produk secara berkelanjutan, Dekranasda HSS mendorong agar kerajinan khas daerah tetap lestari serta mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook