Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Pergelaran teater hasil kolaborasi Ramu Art Festival dan Sindang Langit Banjarmasin digelar di Gedung Pramuka, Jalan Mawar Kandangan, Rabu malam (11/2/2026), Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sekaligus Founder Ramu Art Festival, Hj. Mustaidah Syafruddin Noor.
Teater bertajuk “Cerita Ini Siapa yang Punya” mengangkat kisah tentang keteguhan seorang ibu dalam mengurus rumah tangga serta perjuangan seorang anak yang membantu menopang perekonomian keluarga di tengah berbagai persoalan kehidupan. Pertunjukan ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menghadirkan pesan moral tentang pentingnya keluarga, pendidikan, dan tanggung jawab.


Suasana gedung tampak dipadati penonton yang antusias menyaksikan jalannya pertunjukan. Tepuk tangan bergema pada sejumlah adegan, terutama saat konflik cerita mencapai puncaknya hingga akhir pementasan yang menyentuh.
Hj. Mustaidah Syafruddin Noor mengatakan, kolaborasi seni tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong kreativitas dan inovasi di Kabupaten HSS.


“Kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga ruang edukasi. Kami ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya menuntut ilmu, menghormati, dan berbakti kepada orang tua sebagai fondasi utama dalam kehidupan,” ujarnya.
Menurutnya, seni pertunjukan dapat menjadi media efektif dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak melibatkan generasi muda agar ekosistem seni dan ekonomi kreatif di HSS semakin berkembang,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus TP PKK Kabupaten HSS, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Hj. Misnawati Suriani beserta jajaran, serta Rina Basrindo atau Acil Imas, salah satu pemeran dalam film Kuyang.

Selain pertunjukan teater, pelataran Gedung Pramuka juga diramaikan stan UMKM binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kabupaten HSS. Kehadiran pelaku UMKM ini menjadi bagian dari upaya promosi produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara seni, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Hulu Sungai Selatan diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan.
UCK/Banjartv.com










