BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Unik dan Menghibur, Lomba Mahambit Hatap Warnai Perayaan Maulid dan HUT ke-81 RI di Pandulangan • Warung Gratis Semarak Maulid Nabi, Bupati HSS Apresiasi Semangat Berbagi Warga Kandangan Utara • TP PKK HSS Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Aneka Lomba Penuh Kebersamaan • 57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 • Bupati HSS Apresiasi Penggerak HAM Desa, Perkuat Perlindungan Hak Warga • Bupati HSS Tinjau Tes Psikologi 4.184 Murid SMP, Pertama di Kalimantan Selatan • APBD Perubahan HSS 2026 Ditargetkan Rp2,057 Triliun, Naik 4,09 Persen • Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pemkab HSS Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

Pemkab HSS Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

📅 26 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 26 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penghargaan tersebut diserahkan pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional Tahun 2026 yang digelar di Gedung Garuda PPSDM Kemendikdasmen, Minggu (25/5/2026), dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., M.AP., yang mewakili pemerintah daerah.

Kabupaten HSS menempati peringkat ke-8 dari 27 pemerintah daerah di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Penghargaan diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Selatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kepedulian dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Wakil Bupati HSS, H. Suriani, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten HSS. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya serta warisan leluhur.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya dan warisan leluhur,” ujarnya.

Menurutnya, pelestarian bahasa daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami berharap masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, tetap bangga menggunakan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi,” tambahnya.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap daerah yang dinilai aktif mendukung pelestarian bahasa ibu.

Melalui momentum Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten HSS juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global.

Baca Juga  Raperda perlindungan perempuan dan anak sudah rampung

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook