BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Pemkab HSS Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah • Gandeng Maybank Syariah, LAZISMU Kalsel Siap Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar • Penutupan ICBL 2026 Berlangsung Meriah, KKN Internasional ULM Tinggalkan Jejak Kolaborasi di Malaysia • Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam, Ketua TP PKK HSS Tekankan Inovasi Program • Tim Takraw Putra dan Putri HSS Raih Emas di POPDA Kalsel 2026 • KKN Internasional ULM Bangun Pojok Baca dan Papan Informasi di Kawasan FELDA Malaysia • Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis • Tim Takraw Putri HSS Tampil Perkasa di POPDA Kalsel, Tim Putra Melaju ke Semifinal • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pemkab HSS Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

Pemkab HSS Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

📅 26 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 7 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penghargaan tersebut diserahkan pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional Tahun 2026 yang digelar di Gedung Garuda PPSDM Kemendikdasmen, Minggu (25/5/2026), dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., M.AP., yang mewakili pemerintah daerah.

Kabupaten HSS menempati peringkat ke-8 dari 27 pemerintah daerah di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Penghargaan diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Selatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kepedulian dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Wakil Bupati HSS, H. Suriani, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten HSS. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya serta warisan leluhur.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya dan warisan leluhur,” ujarnya.

Menurutnya, pelestarian bahasa daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami berharap masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, tetap bangga menggunakan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi,” tambahnya.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap daerah yang dinilai aktif mendukung pelestarian bahasa ibu.

Melalui momentum Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten HSS juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global.

Baca Juga  Cegah Anemia Remaja, Pemkab HSS dan TP PKK Jalankan Program Aksi Bergizi

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook