BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pemkab HSS Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

Pemkab HSS Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

📅 26 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 26 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penghargaan tersebut diserahkan pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional Tahun 2026 yang digelar di Gedung Garuda PPSDM Kemendikdasmen, Minggu (25/5/2026), dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., M.AP., yang mewakili pemerintah daerah.

Kabupaten HSS menempati peringkat ke-8 dari 27 pemerintah daerah di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Penghargaan diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Selatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kepedulian dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Wakil Bupati HSS, H. Suriani, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten HSS. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya serta warisan leluhur.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya dan warisan leluhur,” ujarnya.

Menurutnya, pelestarian bahasa daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami berharap masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, tetap bangga menggunakan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi,” tambahnya.

Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap daerah yang dinilai aktif mendukung pelestarian bahasa ibu.

Melalui momentum Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten HSS juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global.

Baca Juga  Khataman ke-38 dan Milad ke-36 TK/TPA BKPRMI Unit 002 Da'watul Khair

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook