BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Lomba Motif Sasirangan 2026 HSS Dorong Lahirnya Karya Berbasis Identitas Daerah • Ketua TP PKK HSS Dorong Finalis Putra Putri Pariwisata Jadi Duta Promosi Daerah • Bupati HSS Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga September 2026 • Perempuan Jadi Garda Terdepan Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal • Ribuan Jamaah Padati Haul Ke-166 Datu Taniran, Bupati HSS Tegaskan Komitmen Pembangunan • Bupati HSS: Duta Pepelingasih Harus Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan • Wabup HSS Lantik 13 Kepala Puskesmas, Tekankan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Inovatif • BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Guru SMP Jangan Sampai Ketinggalan Teknologi dari Murid-Muridnya

Guru SMP Jangan Sampai Ketinggalan Teknologi dari Murid-Muridnya

📅 22 Jul 2025 ✍️ banjartv 🕐 22 Jul 2025
Bagikan

Banjartv.com, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pendidikan setempat melaksanakan Pendampingan Penguatan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang diikuti para Koordinator Pendamping Satuan Pendidikan serta seluruh pendamping SMP se-Kabupaten Banjar di Hotel Roditha Banjarbaru, Selasa (22/7/2025) pagi.

Kegiatan dibuka Bupati Banjar H Saidi Mansyur diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kencana Wati, didampingi Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Herlina.

Kencana Wati menyampaikan bahwa PembaTIK merupakan upaya strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

[metaslider id=”4571″]

“Pemerintah kabupaten Banjar mempunyai komitmen yang luar biasa melalui Dinas Pendidikan adanya program pendampingan pembelajaran berbasis TIK diharapkan kedepannya kualitas pendidikan di kabupaten Banjar makin meningkat semakin optimal,” ujarnya.

Ia menyampaikan jangan sampai guru – guru tertinggal dari murid-muridnya, yang sudah mengerti teknologi, dengan program ini penguasaan teknologi dapat meningkat lebih berkualitas, lebih menarik visualnya.

“Penguasaan TIK bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Namun yang lebih penting adalah semangat untuk terus belajar,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Herlina menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SMP di Kabupaten Banjar, seiring dengan kebijakan pembelajaran berbasis coding dan kecerdasan buatan (AI).

“Program pemerintah saat ini mendorong guru untuk memahami dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi seperti coding dan AI,” jelasnya. *(Dhani/Banjartv)

Baca Juga  Disdik Banjar Imbau Perpisahan Sekolah Tidak Memberatkan
Bagikan: WhatsApp Facebook