BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Kabupaten Banjar Jadi Pusat Peluncuran Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Selatan Pada 21 Juli 2025

Kabupaten Banjar Jadi Pusat Peluncuran Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Selatan Pada 21 Juli 2025

📅 19 Jul 2025 ✍️ banjartv 🕐 19 Jul 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjar – Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih akan diluncurkan serentak secara nasional pada Senin, 21 Juli 2025. Untuk wilayah Kalimantan Selatan peluncuran dipusatkan di desa Indra Sari Kabupaten Banjar.

Ditemui saat persiapan peluncuran koperasi merah putih di desa Indra Sari, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati, menyampaikan koperasi merah putih di kabupaten Banjar berjumlah 290 di 277 desa dan 13 kelurahan.

“Proses pembentukan koperasi desa merah putih yang pertama adalah sosialisasi, kemudian musyawarah desa khusus / dan terakhir pembentukan koperasi desa merah putih yang berbadan hukum. Ujarnya .

Menurut Made, usaha koperasi merah putih sesuai potensi daerah yang ada, selain itu wajib melaksanakan tujuh gerai yakni, kantor koperasi, gerai sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, logistik desa dan gudang pendingin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah, menyampaikan bahwa peluncuran ini menjadi bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh pemerintah pusat dan akan dilaunching langsung oleh Presiden RI secara hybrid dari Klaten, Jawa Tengah.

“Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi yang ditunjuk sebagai lokasi percontohan (mock-up) koperasi desa dan kelurahan. Ada empat titik yang dipersiapkan sebagai percontohan di dua wilayah, yaitu Desa Indra Sari di Kabupaten Banjar, serta Kelurahan Telawang, Basirih, dan Kuin Cerucuk di Kota Banjarmasin,” ungkap Faried, Jumat (18/7/2025).

Menurutnya, dari total 80.000 koperasi desa yang direncanakan se-Indonesia, Kalsel menyumbang sebanyak 2.013 koperasi desa dan kelurahan, tersebar di 1.871 desa dan 144 kelurahan. Jumlah ini sedikit berkurang dari rencana awal 2.015, karena adanya penggabungan tiga desa menjadi satu koperasi bersama.

Baca Juga  Jaga Pasokan dan Harga, Pemkab HSS Ikut GPM Serentak Se-Indonesia

[metaslider id=”4505″]

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa untuk titik-titik percontohan, persiapan infrastruktur fisik telah mencapai 80%, dan ditargetkan rampung 100% pada Sabtu atau Minggu (19–20 Juli). Sementara persiapan usaha koperasi telah mencapai 90%, dengan fokus pada sektor riil yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Tujuan besar dari koperasi Merah Putih ini adalah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat tingkat desa dan kelurahan, sekaligus menjadi pendukung sinergis bagi BUMDes yang telah ada,” tutup Faried. *(Dhani/BanjarTv)

Bagikan: WhatsApp Facebook