BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Wabup HSS Tutup Kejurcab FORBASI Piala Bupati, Tekankan Pembinaan Generasi Muda • Workshop 1.000 Guru dan HUT ke-21 HIMPAUDI Kalsel Digelar di HSS, Bunda PAUD Tekankan Pentingnya Fondasi Pendidikan Anak • Jambore V HIMPAUDI Kalsel Berakhir, Hulu Sungai Tengah Raih Juara Umum • SMAN 1 Kandangan dan MTsN 3 HSS Dominasi Podium Atletik Bupati Cup 2026 • Grand Launching IAI GIBTHA, Pemkab HSS Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berakhlak • Wabup HSS Pimpin Rakor, Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-76 • Sekda HSS: Ilmu Jangan Berhenti di Ruang Kelas, Harus Berdampak bagi Masyarakat • Kemarau Panjang, Warga Menthobi Raya Kesulitan Air Bersih, Perusahaan Salurkan Bantuan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Guru SMP Jangan Sampai Ketinggalan Teknologi dari Murid-Muridnya

Guru SMP Jangan Sampai Ketinggalan Teknologi dari Murid-Muridnya

📅 22 Jul 2025 ✍️ banjartv 🕐 22 Jul 2025
Bagikan

Banjartv.com, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pendidikan setempat melaksanakan Pendampingan Penguatan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PembaTIK) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang diikuti para Koordinator Pendamping Satuan Pendidikan serta seluruh pendamping SMP se-Kabupaten Banjar di Hotel Roditha Banjarbaru, Selasa (22/7/2025) pagi.

Kegiatan dibuka Bupati Banjar H Saidi Mansyur diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kencana Wati, didampingi Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Herlina.

Kencana Wati menyampaikan bahwa PembaTIK merupakan upaya strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

[metaslider id=”4571″]

“Pemerintah kabupaten Banjar mempunyai komitmen yang luar biasa melalui Dinas Pendidikan adanya program pendampingan pembelajaran berbasis TIK diharapkan kedepannya kualitas pendidikan di kabupaten Banjar makin meningkat semakin optimal,” ujarnya.

Ia menyampaikan jangan sampai guru – guru tertinggal dari murid-muridnya, yang sudah mengerti teknologi, dengan program ini penguasaan teknologi dapat meningkat lebih berkualitas, lebih menarik visualnya.

“Penguasaan TIK bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Namun yang lebih penting adalah semangat untuk terus belajar,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Herlina menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SMP di Kabupaten Banjar, seiring dengan kebijakan pembelajaran berbasis coding dan kecerdasan buatan (AI).

“Program pemerintah saat ini mendorong guru untuk memahami dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi seperti coding dan AI,” jelasnya. *(Dhani/Banjartv)

Baca Juga  Ahmad Syairazi Resmi Pimpin MUI Kalsel Periode 2026–2031
Bagikan: WhatsApp Facebook