BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi Hadapi Ancaman Karhutla • Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah

Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah

📅 15 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 15 Jul 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari daerah pemilihan (Dapil) Banjarmasin Barat, Saut Nathan Samosir, menyerap berbagai aspirasi warga dalam kegiatan reses masa sidang II tahun 2026. Keluhan yang disampaikan beragam, mulai dari persoalan infrastruktur hingga kasus anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Kegiatan reses hari ketiga tersebut digelar di Kedai 99 Trisakti, Selasa (14/7/2026), dan dihadiri sekitar 100 warga dari Kelurahan Telawang dan Basirih.

Dalam dialog bersama warga, persoalan infrastruktur menjadi salah satu sorotan utama. Warga mempertanyakan realisasi pelebaran jalan dan pembangunan jembatan di RT 16 Kelurahan Basirih yang hingga kini belum terealisasi, meski sebelumnya telah diajukan dan dipantau.

Selain itu, warga juga mengusulkan pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta pemasangan kaca cembung di sejumlah titik persimpangan yang dinilai rawan kecelakaan. Fasilitas tersebut dianggap mendesak guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Permasalahan lain yang turut disampaikan adalah hilangnya data sejumlah warga penerima bantuan BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang diharapkan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Di antara berbagai aspirasi tersebut, persoalan anak putus sekolah menjadi perhatian serius. Ketua RT 07 RW 01 Kelurahan Basirih, Yuli, mengungkapkan sedikitnya 10 anak di wilayahnya terpaksa berhenti sekolah saat masih duduk di kelas 3 hingga 5 SD.

“Faktor utamanya adalah keterbatasan ekonomi. Bahkan ada anak yang telah kehilangan orang tua. Untuk kebutuhan dasar saja sulit, apalagi biaya sekolah dan seragam,” ujar Yuli.

Menanggapi hal tersebut, Samosir menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti seluruh aspirasi warga, khususnya terkait pendidikan anak-anak di Basirih. Ia menyatakan akan melakukan pendampingan langsung ke sekolah-sekolah.

“Kami akan mendampingi dan mendaftarkan kembali anak-anak tersebut agar dapat memperoleh bantuan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Ke depan, kami juga akan mencari solusi jangka panjang agar tidak ada lagi anak putus sekolah, khususnya di Banjarmasin Barat,” tegasnya.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD HSS,APBD Tahun Anggaran 2026 Dpat Persetujuan Bersama.

Untuk memastikan aspirasi warga mendapat tindak lanjut, Samosir turut menghadirkan perwakilan dari sejumlah dinas terkait dalam kegiatan reses tersebut. Kehadiran pihak eksekutif diharapkan dapat mempercepat respons serta menghadirkan solusi yang tepat sasaran.

*(RED/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook