BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Syafrudin Noor Kembali Pimpin Gerindra HSS, Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua DPC • HSS Raih Juara Favorit B2SA dan Harapan II Paduan Suara Mars PKK Tingkat Kalsel 2026 • Ketua GOW HSS Hadiri Pelantikan BKOW Kalsel, Perkuat Sinergi Organisasi Perempuan • Wabup HSS Buka Turnamen Gala Desa XII se-Bamban, Perkuat Sportivitas dan Persatuan • Wabup HSS Hadiri Paripurna DPRD, Dorong Pembahasan KUA-PPAS 2026 dan Raperda Pilkades Berjalan Konstruktif • Wabup HSS Dorong Manajemen Talenta untuk Wujudkan ASN Profesional Berbasis Sistem Merit • Bunda PAUD HSS Ajak Pelajar Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Sejak Dini • MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar Ditutup, Martapura Timur Juara Umum • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah

Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah

📅 15 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 15 Jul 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari daerah pemilihan (Dapil) Banjarmasin Barat, Saut Nathan Samosir, menyerap berbagai aspirasi warga dalam kegiatan reses masa sidang II tahun 2026. Keluhan yang disampaikan beragam, mulai dari persoalan infrastruktur hingga kasus anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Kegiatan reses hari ketiga tersebut digelar di Kedai 99 Trisakti, Selasa (14/7/2026), dan dihadiri sekitar 100 warga dari Kelurahan Telawang dan Basirih.

Dalam dialog bersama warga, persoalan infrastruktur menjadi salah satu sorotan utama. Warga mempertanyakan realisasi pelebaran jalan dan pembangunan jembatan di RT 16 Kelurahan Basirih yang hingga kini belum terealisasi, meski sebelumnya telah diajukan dan dipantau.

Selain itu, warga juga mengusulkan pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta pemasangan kaca cembung di sejumlah titik persimpangan yang dinilai rawan kecelakaan. Fasilitas tersebut dianggap mendesak guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Permasalahan lain yang turut disampaikan adalah hilangnya data sejumlah warga penerima bantuan BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang diharapkan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Di antara berbagai aspirasi tersebut, persoalan anak putus sekolah menjadi perhatian serius. Ketua RT 07 RW 01 Kelurahan Basirih, Yuli, mengungkapkan sedikitnya 10 anak di wilayahnya terpaksa berhenti sekolah saat masih duduk di kelas 3 hingga 5 SD.

“Faktor utamanya adalah keterbatasan ekonomi. Bahkan ada anak yang telah kehilangan orang tua. Untuk kebutuhan dasar saja sulit, apalagi biaya sekolah dan seragam,” ujar Yuli.

Menanggapi hal tersebut, Samosir menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti seluruh aspirasi warga, khususnya terkait pendidikan anak-anak di Basirih. Ia menyatakan akan melakukan pendampingan langsung ke sekolah-sekolah.

“Kami akan mendampingi dan mendaftarkan kembali anak-anak tersebut agar dapat memperoleh bantuan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Ke depan, kami juga akan mencari solusi jangka panjang agar tidak ada lagi anak putus sekolah, khususnya di Banjarmasin Barat,” tegasnya.

Baca Juga  Entry Meeting Digelar, Pemkab HSS Siap Sukseskan Pemeriksaan BPK

Untuk memastikan aspirasi warga mendapat tindak lanjut, Samosir turut menghadirkan perwakilan dari sejumlah dinas terkait dalam kegiatan reses tersebut. Kehadiran pihak eksekutif diharapkan dapat mempercepat respons serta menghadirkan solusi yang tepat sasaran.

*(RED/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook