
Kalimantan Selatan Dipercaya Jadi Tuan Rumah Muktamar XXI IMM
BANJARTV.COM, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) resmi menetapkan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Muktamar XXI IMM yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027.
Penetapan tersebut diputuskan dalam Rapat Pleno DPP IMM sebagai tindak lanjut atas usulan yang mengemuka dalam Tanwir XXXIII IMM di Malang pada 28–31 Oktober 2025.
Sekretaris Jenderal DPP IMM, Muhammad Zaki Mubarak, menjelaskan bahwa keputusan tersebut sesuai dengan mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) IMM Pasal 26 tentang Muktamar.
“Penetapan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah merupakan amanah organisasi yang harus dipersiapkan secara matang melalui kerja sama seluruh elemen Ikatan,” ujar Zaki.
Terpilihnya Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah memiliki nilai historis tersendiri. Sebelumnya, daerah ini pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) II IMM pada 26–30 November 1967.
Penyelenggaraan Muktamar XXI di Kalimantan Selatan diharapkan dapat menyambung kembali jejak sejarah tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan pembaruan gerakan IMM ke depan.
Sebelum penetapan tuan rumah, DPP IMM telah menyelenggarakan Tanwir XXXIV di Tangerang, Banten, pada 2–5 September 2026. Forum pra-Muktamar tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting, di antaranya penetapan lima calon ketua umum DPP IMM dan 52 calon formatur. Selain itu, forum tersebut membahas materi tanfidz yang akan disahkan dalam Muktamar XXI mendatang.
Menanggapi penetapan tersebut, Ketua Umum DPD IMM Kalimantan Selatan, Fery Setiadi, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai tuan rumah dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen memaksimalkan persiapan serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna menyelenggarakan Muktamar yang sukses, inklusif, dan berkesan bagi seluruh kader IMM.
“Bagi kami, menjadi tuan rumah Muktamar XXI bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar yang akan kami tunaikan dengan sebaik-baiknya. Kami ingin Kalimantan Selatan menjadi rumah bersama bagi seluruh kader IMM, tempat di mana setiap gagasan mendapat ruang, setiap perbedaan dirangkul, dan semangat persaudaraan tetap menjadi fondasi utama,” tegas Fery.
Untuk menyukseskan agenda tersebut, Fery juga mengharapkan dukungan dari berbagai elemen di Kalimantan Selatan, mulai dari pemerintah daerah, anggota legislatif, kepolisian daerah, hingga seluruh kader IMM dan warga Muhammadiyah.
“Kami mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, anggota legislatif, kepolisian daerah, serta seluruh kader IMM dan warga Muhammadiyah se-Kalimantan Selatan agar bersama-sama menyukseskan Muktamar ini sebagai momentum bersejarah bagi kemajuan IMM,” tutupnya.
*(EAM/BANJARTV.COM)