BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Wabup Suriani Minta Perangkat Daerah Optimalkan Potensi PAD HSS • 10 Program Pokok PKK di HSS Dievaluasi, Administrasi dan Pembinaan Kader Jadi Sorotan • Peduli Relawan Karhutla, Ketua TP PKK HSS Salurkan Bantuan melalui Posko BPBD • Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi • Meriah! Pengajian Jumat Pon di Bukit Raya Padukan Dakwah, Jaranan, dan Gamelan Rock Ska • Ambulans Desa Sungai Buluh Diresmikan, Akses Pelayanan Kesehatan Diharapkan Makin Mudah • Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Hanura Banjarmasin Salurkan Air Bersih untuk Warga Jalan Irian 1, Tampung Aspirasi Masyarakat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi

Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi

📅 24 Oct 2026 ✍️ banjartv 🕐 1 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mendukung pelaksanaan Penilaian Lomba Sekolah/Madrasah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di dua satuan pendidikan, yakni SDN Tabihi Kanan, Kecamatan Padang Batung, dan SMP Negeri 1 Telaga Langsat, Senin (19/10/2026).

Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, hadir mendampingi tim penilai di SDN Tabihi Kanan. Sementara itu, penilaian di SMP Negeri 1 Telaga Langsat turut didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS, Hj. Misnawati Suriani.

Kehadiran jajaran TP PKK tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan ramah anak.

Saat mendampingi penilaian di SDN Tabihi Kanan, Mustaidah mengapresiasi kerja sama seluruh warga sekolah dalam mempersiapkan berbagai indikator penilaian. Apresiasi tersebut disampaikan kepada kepala sekolah, guru, komite sekolah, hingga para siswa yang turut berpartisipasi dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat.

Menurut Mustaidah, upaya mewujudkan sekolah sehat membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah agar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dapat diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan, penerapan PHBS tidak semestinya hanya dilakukan untuk memenuhi indikator penilaian lomba, tetapi harus menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh warga sekolah.

Sementara itu, di SMP Negeri 1 Telaga Langsat, Misnawati mendampingi proses penilaian yang dilakukan oleh tim lintas instansi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Tim penilai melibatkan sejumlah instansi, yakni Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarbaru.

Baca Juga  Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan

Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, staf ahli, kepala perangkat daerah terkait, Camat Telaga Langsat, Ketua TP PKK Kecamatan Telaga Langsat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Telaga Langsat.

Pelibatan berbagai pihak dalam penilaian tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, TP PKK, dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat penerapan PHBS di lingkungan sekolah.

Melalui Lomba Sekolah/Madrasah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, satuan pendidikan diharapkan semakin meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan serta membangun budaya hidup sehat secara berkelanjutan.

Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses belajar-mengajar, tetapi juga menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook