
Ribuan Jemaah Padati Pasar Los Batu Kandangan, Peringati Maulid Rasul dan Haul Habib Husein
BANJARTV.COM, KANDANGAN — Ribuan jemaah memadati Kompleks Pasar Los Batu, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Mereka menghadiri peringatan Maulidirrasul sekaligus Haul Habib Husein bin Ali Assegaf yang digelar secara swadaya oleh masyarakat.
Pasar yang biasanya dipenuhi aktivitas perdagangan malam itu berubah menjadi tempat berlangsungnya kegiatan keagamaan. Lantunan syair pujian kepada Rasulullah SAW, tahlil, dan doa bersama menggema di sepanjang selasar pasar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah bersama ke makam Habib Husein bin Ali Assegaf yang berada di area selasar Pasar Los Batu. Setelah itu, jemaah mengikuti pembacaan syair Maulid Al-Habsyi dengan khidmat.


Bupati HSS turut hadir dalam kegiatan tersebut yang diwakili Sekretaris Daerah HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP. Kehadirannya menambah semarak kegiatan yang sejak pagi telah mulai dipadati warga.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan Habib Hambali Autad Assegaf.
Selain warga sekitar, peringatan tersebut juga dihadiri masyarakat dari Pulau Nagara. Para pedagang Pasar Los Batu bersama warga setempat menjadi penggerak utama kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong.
Semangat kebersamaan terlihat dari penyediaan makanan dan camilan gratis bagi jemaah. Hidangan tersebut disiapkan secara sukarela oleh masyarakat dan dibagikan di pintu masuk bagian depan maupun belakang pasar.
Antusiasme warga juga terlihat dari padatnya area pasar. Jemaah memenuhi sejumlah bagian selasar untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Makam Ulama di Tengah Pasar
Makam Habib Husein bin Ali Assegaf memiliki nilai sejarah tersendiri bagi masyarakat Hulu Sungai Selatan. Habib Husein dikenal sebagai keturunan ulama asal Hadramaut, Yaman, sekaligus cucu Habib Idrus Assegaf.



Jauh sebelum masa penjajahan Belanda, Habib Husein disebut aktif menyebarkan syiar Islam di wilayah Hulu Sungai Selatan. Dakwahnya dilakukan dengan pendekatan yang santun, salah satunya melalui aktivitas perdagangan.
Habib Husein wafat di Kandangan pada 1893 Masehi dalam usia yang relatif muda.
Keberadaan makamnya menjadi unik karena berada di tengah kawasan perdagangan Pasar Los Batu dan dikelilingi pagar besi berwarna putih. Pasar Los Batu sendiri baru dibangun pada 1938 Masehi, sekitar 45 tahun setelah Habib Husein wafat.
Hingga kini, makam tersebut tetap menjadi salah satu lokasi ziarah yang ramai dikunjungi. Peziarah dari dalam maupun luar daerah kerap menyempatkan diri datang untuk berdoa di makam tersebut, termasuk di sela aktivitas mereka saat berada di kawasan pasar.
Peringatan Maulidirrasul dan Haul Habib Husein bin Ali Assegaf tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dalam menyebarkan syiar Islam di Kandangan. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjaga tradisi keagamaan masyarakat di Bumi Rakat Mufakat.
*(UCK/BANJARTV.COM)