BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Syafrudin Noor Kembali Pimpin Gerindra HSS, Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua DPC • HSS Raih Juara Favorit B2SA dan Harapan II Paduan Suara Mars PKK Tingkat Kalsel 2026 • Ketua GOW HSS Hadiri Pelantikan BKOW Kalsel, Perkuat Sinergi Organisasi Perempuan • Wabup HSS Buka Turnamen Gala Desa XII se-Bamban, Perkuat Sportivitas dan Persatuan • Wabup HSS Hadiri Paripurna DPRD, Dorong Pembahasan KUA-PPAS 2026 dan Raperda Pilkades Berjalan Konstruktif • Wabup HSS Dorong Manajemen Talenta untuk Wujudkan ASN Profesional Berbasis Sistem Merit • Bunda PAUD HSS Ajak Pelajar Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Sejak Dini • MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar Ditutup, Martapura Timur Juara Umum • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Perempuan Jadi Garda Terdepan Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal

Perempuan Jadi Garda Terdepan Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal

📅 22 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 22 Jul 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memperkuat ketahanan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Perempuan Tangguh Anti Judi Online (Judol) dan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal serta Sosialisasi PAAREDI Tangguh Hukum dengan tema Bijak Bermedia Sosial dan Memahami Konsekuensi Hukum di Era Digital, yang digelar di Pendopo Bupati HSS, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang merupakan program kerja Pokja I TP PKK Kabupaten HSS Tahun 2026 ini dibuka oleh Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS, Hj. Misnawati Suriani. Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman kader PKK mengenai bahaya judi online dan pinjaman online ilegal, sekaligus memperkuat literasi digital serta kesadaran hukum dalam bermedia sosial.

Dalam sambutannya, Hj. Misnawati Suriani menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga dari berbagai pengaruh negatif di era digital.

“Perempuan, khususnya kader PKK, harus menjadi pelopor dalam memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat agar terhindar dari bahaya judi online dan pinjaman online ilegal, serta mampu menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan literasi digital menjadi langkah penting untuk melindungi keluarga dari dampak sosial maupun ekonomi yang ditimbulkan oleh praktik judi online dan pinjaman online ilegal.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSS, Nordiansyah, S.Sos., M.Si., serta Ahmad Kusairi, S.Kep., Ns., M.Si., dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten HSS sebagai narasumber. Keduanya memaparkan dampak sosial judi online dan pinjaman online ilegal, sekaligus memberikan pemahaman terkait aspek hukum serta etika dalam penggunaan media sosial.

Turut hadir Ketua Bidang II TP PKK Kabupaten HSS Ir. Hj. Elyani Yustika, Ketua Bidang III TP PKK Kabupaten HSS Hj. Lutfiana, S.P., M.P., jajaran pengurus TP PKK Kabupaten HSS, Ketua TP PKK kecamatan, Ketua Pokja I, serta kader Pokja I desa dan kelurahan se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Baca Juga  Kajari Baru HSS Normadi Elfajr Perkuat Sinergi dengan Pemkab Hulu Sungai Selatan

Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten HSS berharap para kader mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online dan pinjaman online ilegal, meningkatkan literasi digital, serta mendorong terciptanya keluarga yang tangguh, cerdas, dan sadar hukum di era digital.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook