BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Hari Santri 2026 di HSS, Momentum Mengenang Perjuangan Ulama dan Santri • Wabup Suriani Minta Perangkat Daerah Optimalkan Potensi PAD HSS • 10 Program Pokok PKK di HSS Dievaluasi, Administrasi dan Pembinaan Kader Jadi Sorotan • Peduli Relawan Karhutla, Ketua TP PKK HSS Salurkan Bantuan melalui Posko BPBD • Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi • Meriah! Pengajian Jumat Pon di Bukit Raya Padukan Dakwah, Jaranan, dan Gamelan Rock Ska • Ambulans Desa Sungai Buluh Diresmikan, Akses Pelayanan Kesehatan Diharapkan Makin Mudah • Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Hadiri Haul Ke-63 Datu Bajayau, Ribuan Jemaah Padati Daha Barat

Wabup HSS Hadiri Haul Ke-63 Datu Bajayau, Ribuan Jemaah Padati Daha Barat

📅 24 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 24 Jun 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, DAHA BARAT – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, S.Sos., M.AP., menghadiri peringatan Haul ke-63 Syekh KH Ismail bin Patuan KH Abdul Qodir atau yang dikenal sebagai Datu Bajayau, di Desa Bajayau Tengah, Kecamatan Daha Barat, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Tausiah agama disampaikan oleh KH Ahmad Syairazi, pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan.

Wakil Bupati HSS H. Suriani mengatakan, peringatan haul merupakan momentum penting untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan syiar Islam serta membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama.

“Melalui peringatan haul ini, kita tidak hanya mengenang jasa para ulama, tetapi juga mengambil pelajaran dari perjuangan dan keteladanan beliau dalam berdakwah serta membangun ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan ulama memiliki peran besar dalam membentuk karakter masyarakat yang religius dan harmonis. Oleh karena itu, nilai-nilai yang diwariskan para ulama harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus.

Suriani juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kecintaan kepada ulama sekaligus upaya memperkuat persaudaraan sesama umat Islam.

“Pemerintah daerah mendukung kegiatan keagamaan seperti ini karena menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menjaga tradisi keislaman yang telah diwariskan para pendahulu,” katanya.

Sementara itu, dalam tausiahnya, KH Ahmad Syairazi mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak dan perjuangan Datu Bajayau yang dikenal istiqamah dalam berdakwah serta mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat.

Peringatan Haul ke-63 Datu Bajayau berlangsung tertib dan penuh khidmat. Selain menjadi ajang mengenang jasa ulama, kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperkokoh nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Bangun Banua Lebih Akuntabel, Bupati HSS Hadiri Forum Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook