BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Berbekal Rp50 Ribu dan Air Mineral, Warga Kuin Gowes Seorang Diri ke Haulan Guru Kapuh • Target Lima Besar, Kafilah Banjarbaru Siap Berlaga di Batola MTQN Kalsel ke-37 • Mencetak Lulusan Berdaya Saing Tinggi, Fakultas Ekonomi UNISKA Yudisium Mahasiswa Semester Ganjil 2025/2026 • Jelang Haul ke-5 Abah Guru Kapuh, Panitia Matangkan Pengamanan Lewat Tactical Wall Game • Deteksi Dini Jadi Fokus, Pemkab HSS Gelar Rapat Pencegahan Kanker Leher Rahim dan Payudara • HSS Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Syafrudin Noor Buka Coaching Clinic Menuju IGA 2026 • Jelang Haul Ke-5 Abah Guru Kapuh, Polres HSS Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Jemaah • Jelang Haul Abah Guru Kapuh, Pemkab HSS Salurkan 2.350 Porsi Konsumsi • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
TMMD ke-128 HSS Percepat Pengecoran Jalan Pantai Ulin–Ulin dengan Excavator

TMMD ke-128 HSS Percepat Pengecoran Jalan Pantai Ulin–Ulin dengan Excavator

📅 30 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 30 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) terus menggenjot peningkatan infrastruktur desa. Salah satu fokus kegiatan adalah percepatan perbaikan jalan sepanjang 1.000 meter di Kecamatan Simpur dengan mengerahkan alat berat berupa excavator, Kamis (30/4/2026).

Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Pantai Ulin dan Desa Ulin. Selama ini, jalur tersebut kerap sulit dilalui, terutama saat musim hujan akibat kondisi tanah yang labil.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1003/HSS, Kapten Inf Yus Kristali, mengatakan penggunaan alat berat menjadi langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sebelum penutupan TMMD.

“Penggunaan excavator secara signifikan mempercepat proses perbaikan sekaligus meningkatkan kualitas jalan, terutama di medan yang sulit seperti area persawahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi geografis yang didominasi lahan persawahan menjadi tantangan tersendiri, khususnya dalam mobilisasi material.

“Dengan dukungan alat berat, proses pembukaan badan jalan, pemerataan, hingga penyiapan landasan untuk pengecoran dapat dilakukan lebih efisien,” katanya.

Saat ini, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat terus mempercepat proses pengecoran. Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan warga dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga perataan cor.

Kapten Yus menegaskan, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama penyelesaian pekerjaan tepat waktu.

“Dengan semangat gotong royong, pekerjaan berat menjadi lebih ringan dan cepat rampung. Ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tuturnya.

Perbaikan jalan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.

“Jalan ini akan mempermudah mobilitas petani menuju lahan pertanian serta memperlancar distribusi hasil panen. Selain itu, anak-anak juga lebih mudah menuju sekolah,” jelasnya.

Baca Juga  Program S1 Resmi Hadir di Lapas Narkotika Karang Intan, Pertama di Kalimantan

Jalan penghubung tersebut selama ini menjadi urat nadi perekonomian warga karena menghubungkan kawasan permukiman dengan sentra pertanian serta akses ke jalan kabupaten. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, biaya angkut hasil bumi diharapkan dapat ditekan sehingga berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Melalui program TMMD ke-128, Kodim 1003/HSS menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah terpencil.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook