BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Hari Santri 2026 di HSS, Momentum Mengenang Perjuangan Ulama dan Santri • Wabup Suriani Minta Perangkat Daerah Optimalkan Potensi PAD HSS • 10 Program Pokok PKK di HSS Dievaluasi, Administrasi dan Pembinaan Kader Jadi Sorotan • Peduli Relawan Karhutla, Ketua TP PKK HSS Salurkan Bantuan melalui Posko BPBD • Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi • Meriah! Pengajian Jumat Pon di Bukit Raya Padukan Dakwah, Jaranan, dan Gamelan Rock Ska • Ambulans Desa Sungai Buluh Diresmikan, Akses Pelayanan Kesehatan Diharapkan Makin Mudah • Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
BTN Optimistis Pertumbuhan Sektor Perumahan di Kalsel Capai 20 Persen

BTN Optimistis Pertumbuhan Sektor Perumahan di Kalsel Capai 20 Persen

📅 24 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 24 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN – Sektor properti dan perumahan di Kalimantan Selatan diproyeksikan tumbuh signifikan pada 2026. Optimisme tersebut disampaikan Bank Tabungan Negara (BTN) bersama perbankan syariah, seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap hunian di tengah dinamika ekonomi.

Kepala Cabang BTN Banjarmasin, Bona Pasogit Rumapea, menegaskan komitmen perseroan dalam mendorong pertumbuhan sektor properti di Banua. Hal itu disampaikannya dalam diskusi publik bersama Forum Komunikasi Wartawan Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Jumat (29/4/2026).

“Kami optimistis target pertumbuhan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai hampir 20 persen dibandingkan tahun lalu. Kami berharap kondisi ekonomi makro juga semakin membaik,” ujar Bona.

Untuk mencapai target tersebut, BTN menyiapkan strategi bisnis terintegrasi dari hulu hingga hilir. Selain fokus pada penyaluran KPR, perseroan juga memperkuat ekosistem digital melalui aplikasi BTN Property guna memudahkan layanan bagi nasabah individu, institusi, maupun mitra pengembang (developer).

Pada triwulan I 2026 (per Maret), BTN Banjarmasin telah menyalurkan lebih dari 400 unit rumah. Bona menilai capaian tersebut masih dalam batas wajar, mengingat adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri yang jatuh pada Maret. Ia optimistis realisasi akan meningkat pada triwulan berikutnya.

Terkait kenaikan harga material yang berdampak pada harga rumah, Bona mengakui hal tersebut berpengaruh. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembelian properti.

“Kondisi ini memang berdampak, tetapi kebutuhan hunian tetap ada. Jika ditunda, harga rumah berpotensi semakin naik, daya beli menurun, atau masyarakat harus mencari lokasi yang lebih jauh dari pusat aktivitas,” katanya.

Untuk perumahan subsidi, BTN berharap pemerintah dapat menyesuaikan harga jual dengan peningkatan pendapatan masyarakat agar daya beli tetap terjaga.

Baca Juga  Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Sementara itu, Branch Manager Bank Syariah Kantor Cabang Banjarmasin, Sulthon Agung, juga menyampaikan optimisme serupa. Ia menyebut pihaknya saat ini menempati posisi kedua dalam pangsa pasar pembiayaan perumahan di Kalimantan Selatan, di bawah BTN.

“Sepanjang 2025, kami menyalurkan lebih dari 2.900 unit rumah, mendekati 3.000 unit. Pada triwulan I 2026, realisasi mencapai sekitar 600 unit. Target kami hingga akhir tahun berada di kisaran 3.200 hingga 3.400 unit,” jelasnya.

Dalam menarik minat masyarakat, Sulthon mengatakan persyaratan KPR subsidi telah ditetapkan pemerintah, sehingga pihaknya fokus pada peningkatan kualitas layanan. Integrasi sistem antara nasabah, pengembang, dan bank menjadi kunci, disertai percepatan proses persetujuan pembiayaan.

“Tantangan utama saat ini adalah kenaikan harga material dan lahan. Namun, kami menjawabnya dengan menjaga layanan prima serta menghadirkan kemudahan transaksi melalui aplikasi super apps layanan syariah,” tutupnya.

*(EAM/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook