BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dari Permainan Rakyat ke Arena Prestasi, Kejuaraan Domino Digelar di HSS

Dari Permainan Rakyat ke Arena Prestasi, Kejuaraan Domino Digelar di HSS

📅 05 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN  – Federasi Olahraga Domino Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Orado HSS) menggelar kejuaraan cabang olahraga domino pada 4–5 April 2026 di Aula Wakil Bupati HSS. Ajang ini menjadi bagian dari upaya menjaring atlet yang akan mewakili daerah pada kejuaraan tingkat provinsi.

Sekretaris Federasi Olahraga Domino Provinsi Kalimantan Selatan, Arif Rahman Hakim, mengatakan Kabupaten Hulu Sungai Selatan merupakan daerah ketujuh di Kalimantan Selatan yang melaksanakan kejuaraan serupa.

“HSS menjadi daerah ketujuh, setelah sebelumnya digelar di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Tabalong,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Kejuaraan ini mempertandingkan dua kategori, yakni junior usia 14–18 tahun dan senior usia 19 tahun ke atas. Untuk kategori junior diikuti enam tim, sementara kategori senior diikuti 32 tim.

Setiap tim terdiri atas tiga orang, yakni dua pemain inti dan satu cadangan. Dalam pertandingan, dua tim saling berhadapan dengan masing-masing dua pemain yang duduk berseberangan serta diawasi wasit.

Peserta harus mengumpulkan 101 poin dari seluruh set pertandingan untuk memenangkan laga dan melaju ke babak berikutnya. Selama pertandingan berlangsung, pemain dilarang memberikan kode atau isyarat kepada rekan setim. Pelanggaran terhadap aturan tersebut berujung pada diskualifikasi.

Salah satu peserta, Muhammad Rizki Anjani, menilai kejuaraan ini menjadi wadah untuk menyalurkan hobi sekaligus berkontribusi bagi daerah.

“Ini menjadi peluang saya untuk menyalurkan hobi bermain domino, sekaligus berkontribusi untuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujarnya.

Melalui kejuaraan ini, panitia akan menetapkan satu tim terbaik dari masing-masing kategori untuk mewakili Hulu Sungai Selatan pada kejuaraan provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026 di Banjarbaru.

Selanjutnya, tim terbaik di tingkat provinsi akan mewakili Kalimantan Selatan pada Kejuaraan Nasional Olahraga Domino yang akan digelar pada 25 April 2026 di Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga  Sinergi Kampus, DPRD, dan Kepolisian Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

“Tim yang menang di provinsi akan dikirim ke kejuaraan nasional,” kata Arif.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook