BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Maulid Nabi, TP PKK HSS Tekankan Penguatan Peran Keluarga dan Pendidikan Anak • Pemkab HSS Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Krisis dan Stabilitas Harga • Polres HSS Ungkap Lima Kasus Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan • SMPN 2 Banjarmasin Dicanangkan Jadi Sekolah Siaga Kependudukan, Edukasi Terintegrasi Tanpa Tambah Kurikulum • Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW • Maulid Nabi di SDN Batang Kulur Tengah, Ustaz Amrul Mu’min Ajak Murid Teladani Sunnah Rasul • Buka Pelatihan Bendahara KDMP, Bupati HSS Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi Keuangan • Kemarau Melanda HSS, Bupati dan Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dari Permainan Rakyat ke Arena Prestasi, Kejuaraan Domino Digelar di HSS

Dari Permainan Rakyat ke Arena Prestasi, Kejuaraan Domino Digelar di HSS

📅 05 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN  – Federasi Olahraga Domino Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Orado HSS) menggelar kejuaraan cabang olahraga domino pada 4–5 April 2026 di Aula Wakil Bupati HSS. Ajang ini menjadi bagian dari upaya menjaring atlet yang akan mewakili daerah pada kejuaraan tingkat provinsi.

Sekretaris Federasi Olahraga Domino Provinsi Kalimantan Selatan, Arif Rahman Hakim, mengatakan Kabupaten Hulu Sungai Selatan merupakan daerah ketujuh di Kalimantan Selatan yang melaksanakan kejuaraan serupa.

“HSS menjadi daerah ketujuh, setelah sebelumnya digelar di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Tabalong,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Kejuaraan ini mempertandingkan dua kategori, yakni junior usia 14–18 tahun dan senior usia 19 tahun ke atas. Untuk kategori junior diikuti enam tim, sementara kategori senior diikuti 32 tim.

Setiap tim terdiri atas tiga orang, yakni dua pemain inti dan satu cadangan. Dalam pertandingan, dua tim saling berhadapan dengan masing-masing dua pemain yang duduk berseberangan serta diawasi wasit.

Peserta harus mengumpulkan 101 poin dari seluruh set pertandingan untuk memenangkan laga dan melaju ke babak berikutnya. Selama pertandingan berlangsung, pemain dilarang memberikan kode atau isyarat kepada rekan setim. Pelanggaran terhadap aturan tersebut berujung pada diskualifikasi.

Salah satu peserta, Muhammad Rizki Anjani, menilai kejuaraan ini menjadi wadah untuk menyalurkan hobi sekaligus berkontribusi bagi daerah.

“Ini menjadi peluang saya untuk menyalurkan hobi bermain domino, sekaligus berkontribusi untuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujarnya.

Melalui kejuaraan ini, panitia akan menetapkan satu tim terbaik dari masing-masing kategori untuk mewakili Hulu Sungai Selatan pada kejuaraan provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026 di Banjarbaru.

Selanjutnya, tim terbaik di tingkat provinsi akan mewakili Kalimantan Selatan pada Kejuaraan Nasional Olahraga Domino yang akan digelar pada 25 April 2026 di Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga  Menteri Sosial Tinjau Pengungsi Banjir Sungai Tabuk

“Tim yang menang di provinsi akan dikirim ke kejuaraan nasional,” kata Arif.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook