Banjartv.com, HULU SUNGAI SELATAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, memimpin panen perdana kebun PKK di Jalan Pemuda, Kandangan, Sabtu (21/2/2026).
Panen tersebut menjadi penanda dimulainya program pemanfaatan pekarangan berbasis hidroponik yang digagas TP PKK HSS bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten HSS. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan lahan sempit secara produktif.

Pada kesempatan itu, Hj. Mustaidah bersama jajaran pengurus memanen sayuran sawi pakcoy yang dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik di dalam rumah kaca (greenhouse). Tanaman tampak tumbuh subur, berwarna hijau segar, dan siap konsumsi, mencerminkan keberhasilan penerapan metode tanam modern yang relatif bersih dan efisien.



Tak hanya melakukan panen, pengurus TP PKK HSS juga menanam kembali bibit sayuran sebagai bagian dari keberlanjutan program. Kebun tersebut disiapkan sebagai lokasi percontohan sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah.
Program ini sejalan dengan gerakan “Hatinya PKK” (Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman) yang mendorong keluarga menciptakan lingkungan rumah yang tidak hanya tertata, tetapi juga produktif dan bernilai ekonomi.

“Hari ini kita melihat hasil dari ketelatenan dalam mengelola pekarangan. Sayurannya sehat, segar, dan berkualitas. Saya mengajak ibu-ibu memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk memenuhi kebutuhan dapur, salah satunya melalui teknologi hidroponik,” ujar Hj. Mustaidah.
Ia menambahkan, apabila dikelola secara konsisten, pemanfaatan pekarangan tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berpeluang menambah penghasilan rumah tangga.
TP PKK HSS berharap kebun percontohan ini dapat menginspirasi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk lebih kreatif dan optimal memanfaatkan lahan pekarangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
*(Uck/Banjartv.com)










