BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dewan minta DKP3 lebih kreatif tangani penyusutan lahan pertanian

Dewan minta DKP3 lebih kreatif tangani penyusutan lahan pertanian

📅 26 Apr 2025 ✍️ banjartv 🕐 26 Apr 2025
Bagikan

Banjartv, Banjarmasin – Banjarmasin adalah kawasan perkotaan dengan pertumbuhan penduduk semakin meningkat, otomatis jumlah warga yang memerlukan rumah juga meningkat. Alhasil lahan pertanian akhirnya terus tergerus akibat berubah fungsi menjadi perumahan.

Tak itu saja, dengan pertumbuhan bangunan di sekitar lahan pertanian berdampak terhadap tingkat kesuburan tanahnya.

Diketahui lahan pertanian di Banjarmasin berkurang. Sebelumnya luasannya 2.600 hektare sekarang menjadi 2.500 hektare.

Atas hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Hendra mengatakan, minimnya lahan tidak harus menjadi kendala. DKP3 harus lebih kreatif agar sektor pertanian di kota ini tetap bisa berjalan. “Harus punya ide menarik,” pintanya.

Menurutnya, tidak hanya pertanian saja, tapi juga bisa dikembangkan bidang perkebunan, misalnya berkebun sayuran, seperti cabai, sawi terong dan sebagainya. “Supaya berkembang, yang ditanam tidak hanya padi saja tetapi jenis tanaman lainnya yang juga bernilai ekonomis,” saran politikus PKS ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin, Yuliansyah Effendi mengungkapkan, luas lahan pertanian di Banjarmasin kembali berkurang. Saat ini penyusutan lahan pertanian di Banjarmasin berkurang 100 hektare, dari 2.600 menjadi 2.500 hektare.

Ia menyatakan, DKP3 Banjarmasin terus berupaya mempertahankan luasan lahan pertanian yang masih ada. Bahkan beberapa tahun lalu pihaknya  sudah mulai melakukan penambahan lahan pertanian. “Kami sudah membeli tanah seluas 7,5 hektar pada 2023, 2024 dianggarkan tetapi karena refocusing tidak bisa, tahun ini sudah dianggarkan lagi, semoga bisa terealisasi,” ujarnya.

Kemudian dengan luasan lahan yang ada, pihaknya terus berupaya mendorong petani untuk meningkatkan produksinya. Namun pada tahun ini petani terkendala kondisi alam, sehingga waktu tanam mengalami pergeseran.

“Seharusnya November 2024 lalu sudah mulai tanam, namun karena cuaca hujan dan banjir rob lahan menjadi terendam. Kondisi ini berlanjut hingga Maret. “Diprediksi petani sudah bisa tanam bulan ini, (April),” ujarnya.

Baca Juga  Kebakaran di Kuin Selatan Banjarmasin, Satu Rumah Ludes Hangus.

Meskipun masa penanaman padi di wilayah Banjarmasin terganggu akibat kondisi cuaca, hal itu tidak berpengaruh pada hasil pertanian. “Dari 2.500 hektare luasan yang dipanen mencapai 1.900 hektare lebih,” sebutnya. (DYN/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook