Sambut Ramadan, IAI Darul Ulum Kandangan Gelar Seminar Falak

Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, IAI Darul Ulum Kandangan menggelar seminar falak bertema “Mengurai Perbedaan Penetapan Awal Bulan di Indonesia” di Aula kampus setempat, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman ilmiah kepada mahasiswa mengenai penentuan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah, sekaligus menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan penetapan di Indonesia.

Seminar diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi sebagai bagian dari penguatan wawasan akademik dan keislaman, khususnya dalam bidang ilmu falak. Materi yang disampaikan meliputi metode hisab dan rukyat, dasar-dasar astronomi dalam penentuan kalender Hijriah, serta dinamika perbedaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dosen Ilmu Falak Muhammad Rasyid menjelaskan bahwa perbedaan penetapan awal bulan merupakan hal yang wajar karena adanya perbedaan metode dan kriteria yang digunakan.

“Perbedaan dalam penentuan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah bukanlah sesuatu yang perlu dipertentangkan. Itu terjadi karena adanya perbedaan pendekatan, baik melalui metode hisab maupun rukyat, serta perbedaan kriteria yang dipakai masing-masing pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa perlu memahami persoalan tersebut secara komprehensif agar mampu memberikan penjelasan yang edukatif kepada masyarakat.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori ilmu falak, tetapi juga mampu bersikap moderat dan menumbuhkan semangat persatuan dalam menyikapi perbedaan. Ramadan adalah momentum memperkuat ukhuwah, bukan memperbesar perbedaan,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan diajukan terkait praktik penentuan awal bulan dan perbedaan yang kerap terjadi di Indonesia.

Melalui seminar ini, kampus berharap lahir generasi yang tidak hanya memahami aspek ilmiah penentuan kalender Hijriah, tetapi juga mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat dalam menyikapi perbedaan penetapan awal bulan.

Baca Juga  Bupati HSS Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional di Rakornas 2026

*(UCK/Banjartv.com)