Konferensi Kerja I PGRI HSS Jadi Momentum Perkuat Kualitas dan Martabat Guru

Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan,Menggelar Konferensi Kerja I Masa Bakti XXIII Tahun 2025 di Gedung Guru PGRI HSS, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus perumusan program strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru di daerah.

Konferensi yang mengusung tema “Guru Hebat Indonesia Kuat, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas” tersebut dihadiri jajaran pengurus dan perwakilan cabang PGRI se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan, serta undangan dari unsur pemerintah daerah.

Pembukaan konferensi turut dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, Tedy Soetedjo, ST, MT. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Konferensi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyusun langkah-langkah strategis demi meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru di daerah,” demikian kutipan sambutan Bupati yang dibacakan oleh Tedy Soetedjo.

Ketua PGRI Kabupaten HSS, Birhasani, dalam sambutannya menegaskan bahwa konferensi kerja merupakan agenda penting dalam siklus organisasi, tidak hanya sebagai forum evaluasi, tetapi juga sebagai ruang merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika dunia pendidikan.

“Konferensi kerja ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum strategis untuk menyatukan visi, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta merumuskan langkah konkret ke depan,” ujar Birhasani.

Menurut dia, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks, mulai dari peningkatan kompetensi guru, implementasi kurikulum, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, PGRI harus mampu memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang responsif dan solutif.

“Kami ingin memastikan PGRI hadir sebagai organisasi profesi yang benar-benar memberi manfaat bagi anggota, baik dalam peningkatan kompetensi maupun dalam memperjuangkan aspirasi serta kesejahteraan guru,” katanya.

Baca Juga  Meninjau Pasar Wadai, Gubernur dan Wagub Berbaur Bersama Masyarakat di Titik 0 Kilometer Siring Banjarmasin

Dalam konferensi tersebut, sejumlah agenda dibahas, antara lain laporan pertanggungjawaban program sebelumnya, penyusunan program kerja bidang organisasi, pendidikan dan pelatihan, serta penguatan advokasi dan perlindungan profesi guru.

Birhasani berharap seluruh pengurus dan anggota dapat berkomitmen menjalankan hasil keputusan konferensi dengan penuh tanggung jawab.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh komitmen dan kerja sama seluruh pengurus serta anggota dalam melaksanakannya,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh guru di Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas profesi.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Mari kita jaga profesionalisme dan bersama-sama memajukan pendidikan di Hulu Sungai Selatan demi terwujudnya Indonesia Emas,” tuturnya.

Melalui Konferensi Kerja I Masa Bakti XXIII ini, PGRI Kabupaten HSS menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat peran guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia di daerah.

(UCK/Banjartv.com)