Perumda PBB Relokasi 500 PKL di PPS Sekumpul, Penataan Pasar Ditargetkan Lebih Tertib dan Nyaman

Bagikan

Banjartv.com, BANJAR – Dalam rangka mewujudkan tata kelola pasar yang bersih, nyaman, dan tertib, Perusahaan Umum Daerah Pasar Bauntung Batuah (Perumda PBB) melaksanakan penertiban dan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Kawasan Komersial Terpadu Sekumpul (KKTS) atau Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS). Kurang lebih 500 PKL direlokasi ke lokasi baru yang telah disiapkan di Blok A PPS Sekumpul Martapura, Rabu (14/1/2026).

Relokasi ini menyasar PKL yang selama ini berjualan di area yang tidak semestinya, seperti teras dan selasar toko atau ruko, bahu jalan, hingga area parkir. Penataan dilakukan sebagai upaya menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Direktur Perumda PBB, Rusdiansyah, menjelaskan bahwa proses penataan PKL telah diawali dengan kegiatan sosialisasi sejak 25 November 2025. Pada saat itu, Perumda PBB telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada seluruh pedagang dengan batas waktu relokasi hingga 31 Desember 2025.

“Namun, karena adanya kegiatan keagamaan pada momentum 5 Rajab di akhir tahun, kami memberikan toleransi tambahan,” ujar Rusdiansyah.

Surat pemberitahuan lanjutan kemudian kembali disampaikan pada 8 Januari 2026 dengan batas akhir aktivitas PKL di lokasi terlarang hingga 12 Januari 2026. Penataan dan penertiban resmi dilaksanakan mulai 13 Januari 2026 dan hingga kini telah memasuki hari kedua pelaksanaan.

Menurut Rusdiansyah, proses di lapangan dilakukan secara edukatif, persuasif, dan humanis dengan mengedepankan komunikasi langsung bersama para pedagang.

“Dari hasil koordinasi di lapangan, pedagang meminta ketegasan sekaligus penjelasan terkait tujuan relokasi. Walaupun ada beberapa yang sempat merasa kurang puas, setelah kami sampaikan secara terbuka, mereka akhirnya memahami dan menyetujui pemindahan ini karena tujuannya untuk kebaikan bersama,” jelasnya.

Baca Juga  Aksi Unjuk Rasa Dibatalkan, BABAK Kalsel Tetap Tekankan Evaluasi Kinerja Dinsos Banjar

Ia menambahkan bahwa sejak pertemuan awal, para pedagang pada prinsipnya telah menyatakan persetujuan terhadap relokasi tersebut.

Rusdiansyah juga mengimbau para pedagang agar secara sukarela membongkar dan merapikan lapak lama agar tidak kembali ditempati pihak lain. Pihaknya memastikan area tersebut akan disterilkan secara konsisten.

“Kami berkomitmen untuk mensterilkan kawasan ini dari aktivitas berdagang yang tidak sesuai peruntukan. Akses parkir akan diarahkan ke dalam area, sehingga arus lalu lintas dan akses jalan menjadi lebih lancar,” katanya.

Hingga hari kedua pelaksanaan, tercatat sebanyak 500 pedagang telah mendaftarkan diri secara resmi ke Perumda PBB dari total 504 lapak yang tersedia di Blok A PPS Sekumpul. Perumda PBB juga membuka peluang penambahan lokasi apabila jumlah pedagang melebihi kapasitas dengan memanfaatkan bangunan toko kosong di sekitar kawasan tersebut.

Rusdiansyah menegaskan bahwa seluruh pedagang wajib mendaftarkan diri langsung ke kantor Perumda PBB guna menghindari praktik percaloan maupun isu markup harga.
“Terkait isu markup harga, kami tegaskan agar pedagang tidak melalui pihak lain. Silakan datang langsung ke kantor Perumda Pasar Bauntung Batuah,” tegasnya.

Ia juga meminta pedagang yang merasa dirugikan, khususnya terkait dugaan markup harga, untuk melaporkan pihak yang bersangkutan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

“Kami ingin semuanya berjalan adil, legalitas jelas, parkir tertata, akses jalan lancar, serta tidak ada pungutan di luar ketentuan. Target kami, PPS Sekumpul menjadi pasar percontohan terbaik di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Pelaksanaan relokasi PKL berlangsung aman dan lancar dengan pengamanan dari aparat Kepolisian, Satpol PP dan Linmas, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, serta tim ketertiban internal Perumda Pasar Bauntung Batuah.

Dengan dilaksanakannya relokasi ini, Perumda PBB berharap aktivitas perdagangan di kawasan PPS Sekumpul semakin tertib dan teratur, serta mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat dan daya tarik pasar bagi para pengunjung.

Baca Juga  Hadiri Peresmian Mako Binda Kalsel ,ini harapan ketua DPRD Kalsel Supian HK

*(Dani/Banjartv)