BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Wabup HSS: Kekuatan Satlinmas Bukan Hanya Fisik, tetapi Juga Sikap • Maulid Nabi, TP PKK HSS Tekankan Penguatan Peran Keluarga dan Pendidikan Anak • Pemkab HSS Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Krisis dan Stabilitas Harga • Polres HSS Ungkap Lima Kasus Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
KORMI Nasional Hadiri Silaturahmi 60 Perguruan Kuntau Kalsel, APPSBI Resmi Lantik Wakil Ketua Umum

KORMI Nasional Hadiri Silaturahmi 60 Perguruan Kuntau Kalsel, APPSBI Resmi Lantik Wakil Ketua Umum

📅 05 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, Banjar – Sebanyak 60 perguruan kuntau dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan silaturahmi yang digelar di Posko Gerakan Putra Putri Asli Kalimantan (GEPPAK), Komplek BSD, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (01/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan pelestarian seni bela diri tradisional khas Kalimantan.

Acara tersebut dihadiri langsung Pengurus Komisi OTKB Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional Gunawan Wibowo dan Ketua Umum Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Awang Suwanda. Selain mempererat silaturahmi antarperguruan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Saipurrahman sebagai Wakil Ketua Umum APPSBI.

Pengurus Komisi OTKB KORMI Nasional Gunawan Wibowo menyampaikan bahwa kuntau merupakan olahraga tradisional berbasis budaya yang memiliki nilai historis dan keunikan tinggi. Ia menilai, keberadaan kuntau harus terus dijaga dan dikembangkan agar tidak tergerus oleh budaya modern.

“Olahraga tradisional seperti kuntau adalah kekayaan bangsa. KORMI berkomitmen membangkitkan kembali potensi daerah agar olahraga masyarakat ini bisa berkembang dan dikenal luas,” ujarnya.

Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki peluang besar untuk berkontribusi pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 yang akan digelar di Palu, Sulawesi Tengah. Ia berharap kepengurusan baru mampu menyiapkan atlet dan memperkuat pembinaan sejak dini.

Sementara itu, Ketua Umum APPSBI Awang Suwanda menegaskan bahwa organisasinya menaungi perguruan pencak silat budaya di 27 provinsi dan berada di bawah naungan KORMI. APPSBI, kata dia, terbuka bagi seluruh perguruan tanpa membedakan latar belakang apa pun.

“Kami siap mendukung program pemerintah dalam pelestarian budaya bangsa. Pencak silat, termasuk kuntau, sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda,”tukasnya.

Awang juga menyatakan optimismenya bahwa dengan kepengurusan baru, APPSBI akan semakin solid dalam membina perguruan hingga ke daerah. Ia berharap kuntau khas Kalimantan Selatan dapat berkembang dan dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Baca Juga  HSS Satu-satunya Kabupaten Luar Jawa Raih Penghargaan Kinerja Tinggi Otda 2026

*(Ferry/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook