BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Denam nilai, kenaikan target PAD DKUMTK dalam APBD-P 2025 hal logis & terukur

Denam nilai, kenaikan target PAD DKUMTK dalam APBD-P 2025 hal logis & terukur

📅 21 Jul 2025 ✍️ banjartv 🕐 21 Jul 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (DKUMTK) Banjarmasin mendapat tambahan, pasalnya Banggar DPRD Banjarmasin menargetkan sebelumnya Rp350 juta saat APBD murni dan kemudian menjadi Rp600 juta di APBD Perubahan 2025.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin yang juga pimpinan Banggar, Muhammad Isnaini menilai kenaikan target PAD untuk DKUMTK dalam APBD Perubahan 2025 merupakan hal yang logis dan terukur.

Menurutnya, capaian DKUMTK hingga triwulan kedua sudah menunjukkan progres yang sangat baik, sehingga patut diberi tambahan target.

“Itu wajar, karena potensinya memang ada. Capaian mereka di pertengahan tahun saja sudah hampir menyentuh target awal,” ucap politisi Gerindra ini.

Secara hitungan sederhana, apabila capaian hingga Juni saja sudah 80 persen, maka sisa waktu ke depan menjadi peluang besar untuk menambah kontribusi PAD.

“Artinya kalau kita kali dua saja tentu bisa. Apalagi waktunya masih tersisa lima bulan,” pungkas Isnaini.
Sementara itu, Kepala DKUMTK Kota Banjarmasin, Muhammad Isa Ansari menjelaskan kenaikan itu disepakati setelah adanya pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banjarmasin.

“Karena realisasinya sudah mencapai 80 persen di bulan Mei, maka di rapat Banggar sepakat dinaikkan,” ucap Isa usai pertemuan di DPRD Kota Banjarmasin.

Kenaikan target sebesar Rp250 juta itu berasal dari dua pos utama.

Pertama, retribusi pemanfaatan lahan seperti di kawasan Taman Kamboja yang naik Rp200 juta.
Kedua, dari retribusi mempekerjakan tenaga asing yang dinaikkan Rp50 juta.

Menurut dia, pihaknya tetap optimistis bisa memenuhi target tambahan tersebut.
Sebab potensi pemasukan diprediksi bakal diraih di akhir tahun.

Karena ada beberapa event besar yang akan digelar di sejumlah lahan yang dikelola DKUMTK Banjarmasin.

Baca Juga  Polres HSS Ungkap 23 Kasus Kriminalitas dalam Operasi Sikat Intan I 2026, 33 Tersangka Diamankan

“Khusus Taman Kamboja, sudah ada beberapa rencana kegiatan yang diproyeksikan bisa menambah pendapatan. Ditambah dari sektor tenaga kerja asing,” jelasnya.

Selain dua sektor utama itu, DKUMTK juga membuka peluang penyesuaian tarif pada sektor lain. Namun, Isa memastikan seluruh kebijakan tetap memperhatikan daya serap pelaku usaha kecil dan menengah.

“Kami tidak hanya mengejar angka. Prinsipnya, bagaimana pendapatan daerah naik, tapi pelaku usaha tetap tumbuh,” harapnya. *(Rsn/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook