BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Rayakan 10 Tahun, Widya Esthetic Clinic Berikan Terapi Imunologi Sel Gratis bagi Masyarakat

Rayakan 10 Tahun, Widya Esthetic Clinic Berikan Terapi Imunologi Sel Gratis bagi Masyarakat

📅 22 Sep 2025 ✍️ banjartv 🕐 22 Sep 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-10, Widya Esthetic Clinic menghadirkan program bakti sosial berupa Terapi Imunologi Sel secara gratis untuk puluhan pasien dari berbagai kalangan masyarakat. Layanan medis yang biasanya bernilai hingga Rp5 juta per pasien ini diberikan secara cuma-cuma sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial dari sang pendiri, dr. Ayu Widyaningrum.

Terletak di Jalan Mahligai, Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur, klinik ini membuka layanan terapi gratis selama satu hari penuh pada Senin (22/9). Program ini ditujukan untuk penderita penyakit kronis seperti diabetes melitus, stroke, jantung, autoimun, lupus, pasca-NAFZA, alergi kronis, hingga osteoarthritis, dengan rentang usia pasien mulai dari 13 hingga 85 tahun.

“Saya tidak ingin merayakan ulang tahun klinik ini dengan pesta semata. Saya ingin merayakannya dengan sesuatu yang bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Ini adalah bentuk terima kasih saya kepada warga Banjarmasin yang telah membersamai perjalanan kami selama 10 tahun,” ujar dr. Ayu saat ditemui di sela-sela acara.

Sebanyak 50 pasien terpilih mendapat kesempatan untuk menjalani terapi imunologi sel secara gratis, berkat dukungan tabung medis khusus yang didatangkan langsung dari Korea Selatan. Terapi ini disebut sebagai yang pertama di Banjarmasin dengan standar teknologi Harvard University.

Menurut dr. Ayu, terapi ini memiliki potensi besar dalam membantu pasien dengan keluhan kronis dan degeneratif. Ia berharap pemerintah daerah dan dinas kesehatan bisa turut berkolaborasi untuk mengembangkan layanan ini lebih luas.

“Warga Kalimantan Selatan tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri. Kita sudah punya teknologi ini di sini. Terjangkau, aman, dan terbukti bermanfaat,” tambahnya.

Perjalanan Widya Esthetic Clinic dimulai secara sederhana pada tahun 2015. Saat itu, dr. Ayu memulai praktiknya dari ruang tamu rumah pribadi, dengan hanya satu tempat tidur perawatan yang bisa dilipat menjadi kursi. Dari mulut ke mulut, kabar kepuasan pelanggan menyebar, dan kliniknya pun mulai berkembang.

Baca Juga  Sekda Banjar Yudi Andrea Prioritaskan Peningkatan SDM dan Perbaikan Kinerja ASN

“Awalnya hanya satu bed di rumah. Tapi saya selalu berusaha update dengan teknologi terbaru di dunia estetika dan kesehatan,” kenang dr. Ayu.

Kini, klinik tersebut telah bertransformasi menjadi fasilitas dua lantai dengan puluhan bed perawatan dan layanan estetika berbasis teknologi mutakhir. Tak hanya berkembang secara fasilitas, Widya Esthetic Clinic juga telah meraih penghargaan nasional dan internasional, menjadikan dr. Ayu sebagai pembicara tetap di berbagai forum kecantikan dan kesehatan dunia.

Langkah dr. Ayu memberikan terapi gratis bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelaku usaha di bidang kesehatan lainnya. Merayakan kesuksesan dengan memberi manfaat langsung kepada masyarakat menjadi pesan kuat dari perayaan ini.

“Bagi saya, klinik ini bukan hanya bisnis. Ini adalah sarana untuk berbagi dan memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan,” tutup dr. Ayu.

*(Eko/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook