BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Desa Gambah Luar Muka Jadi Percontohan PK2D 2026 di HSS

Desa Gambah Luar Muka Jadi Percontohan PK2D 2026 di HSS

📅 14 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 14 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memperkuat pembangunan keluarga sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Evaluasi Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Tahun 2026 di Desa Gambah Luar Muka, Kecamatan Kandangan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP yang menyambut langsung kedatangan Tim Penilai PK2D Provinsi Kalimantan Selatan.

Turut hadir Ketua TP PKK HSS Hj. Tata Syafrudin Noor, Ketua GOW HSS Hj. Misnawati Suriani, Ketua DWP Persatuan HSS Hj. Elyani Yustika, Camat Kandangan, jajaran TP PKK HSS, kepala desa, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Sementara itu, tim penilai dari Provinsi Kalimantan Selatan dipimpin Kepala Bidang KHPK Dinas PPPAKB Provinsi Kalsel Rosda, S.Sos bersama rombongan.

Dalam sambutannya, Muhammad Noor menegaskan pembangunan keluarga memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Pembangunan keluarga bukan hanya tanggung jawab satu sektor, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dari keluarga yang kuat akan lahir sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Ia mengatakan, program PK2D tidak hanya sebatas penilaian administrasi maupun pelaksanaan program, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, sehat, aman, produktif, dan berdaya.

Menurutnya, Pemkab HSS selama ini terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, peningkatan peran perempuan, perlindungan anak, penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat desa.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kualitas manusianya. Dan kualitas manusia itu berawal dari keluarga,” tambahnya.

Baca Juga  Puluhan Pasangan Suami Dan Istri di Banjarbaru Resmi Kantongi Buku Nikah

Pada kesempatan tersebut, Desa Gambah Luar Muka mendapat apresiasi sebagai pilot project penilaian PK2D Tahun 2026 di Kabupaten HSS. Pemerintah daerah berharap desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam memperkuat ketahanan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.

Sekda HSS juga mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten HSS.

Selain itu, masyarakat diimbau terus membangun keluarga berkualitas melalui komunikasi yang baik, perhatian terhadap pendidikan anak, menjaga lingkungan sehat, serta menghadirkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui evaluasi PK2D tersebut, Pemkab HSS berharap lahir berbagai inovasi dan penguatan program yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan keluarga serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bumi Rakat Mufakat.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook