BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Wabup HSS Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata • Wabup HSS Apresiasi Prestasi Atlet Domino, Orado Bidik Pengakuan KONI dan KORMI • Wabup HSS Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan Bersama BIM University • DPRD HSS dan TAPD Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Prioritaskan Pertanian hingga Infrastruktur • Bupati HSS Bahas Program Strategis Daerah Bersama Sejumlah Kementerian di Jakarta • Pemkab HSS Raih Penghargaan dari Kapolda Kalsel atas Dukungan Assessment ASN • Wabup HSS Lepas Keberangkatan Jemaah Haji 2026 ke Tanah Suci • Jemaah Calon Haji HSS Tiba di Asrama Haji Banjarbaru, Jalani Pemeriksaan Kesehatan dan Terima Dokumen Keberangkatan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata

Wabup HSS Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata

📅 12 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 20 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Suriani saat membuka kegiatan Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026 di Aula Ramu Sekretariat Daerah (Setda) HSS, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, evaluasi pembangunan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program berjalan terarah, terukur, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan hari ini jangan dimaknai sebagai rutinitas administratif semata. Ini adalah ruang untuk kita melakukan refleksi bersama untuk melihat apa yang sudah baik, apa yang masih kurang, dan apa yang harus segera kita benahi,” ujar Suriani.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan HSS H. Zulkifli, Kabag Kesra, Kabag Ekobang, Kabag Hukum, serta jajaran perangkat daerah terkait. Hadir pula tim pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah, yakni Dr. H. Hamdi, Dr. Diny Mahdany, dan Adi Perdana. Dari unsur Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) HSS turut hadir Ketua Baznas HSS H. Muhammad Yunus.

Dalam arahannya, Suriani menekankan bahwa pembangunan daerah harus memiliki output dan outcome yang jelas sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pembangunan daerah bukan sekadar menjalankan program dan menghabiskan anggaran. Pembangunan adalah soal menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berkomitmen menjalankan pembangunan yang akuntabel dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap program yang dilaksanakan harus dapat dipertanggungjawabkan baik dari sisi anggaran maupun hasil yang dicapai.

Suriani juga berharap forum evaluasi tersebut mampu melahirkan berbagai masukan dan solusi konkret guna mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Selain itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Tantangan pembangunan hari ini semakin kompleks dan hanya bisa diselesaikan dengan kerja bersama, komunikasi yang terbuka, serta kesamaan visi untuk memajukan daerah,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Suriani meminta seluruh perangkat daerah terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan forum ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kerja kita. Jangan cepat puas dengan capaian yang ada. Terus berinovasi, terus bergerak, dan terus hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” tutupnya.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook