BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Lomba Motif Sasirangan 2026 HSS Dorong Lahirnya Karya Berbasis Identitas Daerah • Ketua TP PKK HSS Dorong Finalis Putra Putri Pariwisata Jadi Duta Promosi Daerah • Bupati HSS Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga September 2026 • Perempuan Jadi Garda Terdepan Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal • Ribuan Jamaah Padati Haul Ke-166 Datu Taniran, Bupati HSS Tegaskan Komitmen Pembangunan • Bupati HSS: Duta Pepelingasih Harus Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan • Wabup HSS Lantik 13 Kepala Puskesmas, Tekankan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Inovatif • BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata

Wabup HSS Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata

📅 12 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 12 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Suriani saat membuka kegiatan Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026 di Aula Ramu Sekretariat Daerah (Setda) HSS, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, evaluasi pembangunan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program berjalan terarah, terukur, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan hari ini jangan dimaknai sebagai rutinitas administratif semata. Ini adalah ruang untuk kita melakukan refleksi bersama untuk melihat apa yang sudah baik, apa yang masih kurang, dan apa yang harus segera kita benahi,” ujar Suriani.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan HSS H. Zulkifli, Kabag Kesra, Kabag Ekobang, Kabag Hukum, serta jajaran perangkat daerah terkait. Hadir pula tim pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah, yakni Dr. H. Hamdi, Dr. Diny Mahdany, dan Adi Perdana. Dari unsur Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) HSS turut hadir Ketua Baznas HSS H. Muhammad Yunus.

Dalam arahannya, Suriani menekankan bahwa pembangunan daerah harus memiliki output dan outcome yang jelas sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pembangunan daerah bukan sekadar menjalankan program dan menghabiskan anggaran. Pembangunan adalah soal menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berkomitmen menjalankan pembangunan yang akuntabel dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap program yang dilaksanakan harus dapat dipertanggungjawabkan baik dari sisi anggaran maupun hasil yang dicapai.

Suriani juga berharap forum evaluasi tersebut mampu melahirkan berbagai masukan dan solusi konkret guna mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Baca Juga  130 RUMAH LAYAK HUNI UNTUK WARGA HSS SIAP DIBANGUN

Selain itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Tantangan pembangunan hari ini semakin kompleks dan hanya bisa diselesaikan dengan kerja bersama, komunikasi yang terbuka, serta kesamaan visi untuk memajukan daerah,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Suriani meminta seluruh perangkat daerah terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan forum ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kerja kita. Jangan cepat puas dengan capaian yang ada. Terus berinovasi, terus bergerak, dan terus hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” tutupnya.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook