BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Hari Santri 2026 di HSS, Momentum Mengenang Perjuangan Ulama dan Santri • Wabup Suriani Minta Perangkat Daerah Optimalkan Potensi PAD HSS • 10 Program Pokok PKK di HSS Dievaluasi, Administrasi dan Pembinaan Kader Jadi Sorotan • Peduli Relawan Karhutla, Ketua TP PKK HSS Salurkan Bantuan melalui Posko BPBD • Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi • Meriah! Pengajian Jumat Pon di Bukit Raya Padukan Dakwah, Jaranan, dan Gamelan Rock Ska • Ambulans Desa Sungai Buluh Diresmikan, Akses Pelayanan Kesehatan Diharapkan Makin Mudah • Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Festival Permainan Tradisional Hardiknas 2026 di HSS Diikuti 518 Pelajar

Festival Permainan Tradisional Hardiknas 2026 di HSS Diikuti 518 Pelajar

📅 07 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 07 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Sebanyak 518 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS melalui Komite Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati HSS, H. Suriani.

Peserta festival berasal dari tingkat SD/MI, SMP, hingga SMA/SMK/MA. Mereka mengikuti berbagai perlombaan permainan tradisional yang bertujuan melestarikan budaya lokal sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan sportivitas kepada generasi muda.

Dalam sambutan Bupati HSS yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan bahwa peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan pendidikan, tetapi juga memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang berkarakter.

“Hardiknas harus menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujar Suriani.

Ia menambahkan, festival permainan tradisional menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus melestarikan warisan budaya yang mengandung nilai kejujuran, sportivitas, dan solidaritas sosial.

Dalam festival tersebut dipertandingkan enam cabang permainan tradisional, yakni lari balok, enggrang, panahan tradisional, sumpit, balogo, dan ketapel. Kegiatan ini juga melibatkan 43 panitia pelaksana yang bertugas di kawasan Lapangan Lambung Mangkurat dan sekitarnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua GOW Kabupaten HSS Hj. Misnawati Suriani, Ketua KPOTI HSS H. Akhmad Fahmi, Ketua KORMI HSS Muhlis Ridhani, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.

Sebagai bentuk dukungan dan interaksi dengan peserta, Wakil Bupati turut mencoba sejumlah permainan tradisional, seperti ketapel dan balogo, yang semakin menyemarakkan suasana festival.

Baca Juga  Pemkab HSS Perkuat Integritas, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

Pemkab HSS menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai budaya.

Festival permainan tradisional tersebut menjadi salah satu upaya konkret dalam mengintegrasikan nilai budaya ke dalam dunia pendidikan sekaligus memeriahkan peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook