BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Ratusan Dokter Anak Bahas Penanganan Bayi Prematur di Banjarmasin, Targetkan Penurunan Angka Kematian • Produksi Padi HSS Tembus 26 Ribu Ton, Bupati Dorong Tanam Serentak • Ketupat Kandangan Jemput Bola ke Loksado, Pengesahan Perkawinan Dipermudah dan Gratis • Ketua DPRD HSS Buka Pelatihan Jurnalistik Pelajar di SMAN 1 Angkinang • Komisi I DPRD HSS Soroti Mutu Layanan Kesehatan Peserta BPJS • RAT KPRI Syariah “Sewarga” 2025 Tekankan Transparansi dan Penguatan Kinerja • TMMD ke-128 HSS Percepat Pengecoran Jalan Pantai Ulin–Ulin dengan Excavator • Pengurus KORMI HSS 2026–2030 Dikukuhkan, Bupati Tekankan Penguatan Olahraga Masyarakat yang Inklusif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
RAT KPRI Syariah “Sewarga” 2025 Tekankan Transparansi dan Penguatan Kinerja

RAT KPRI Syariah “Sewarga” 2025 Tekankan Transparansi dan Penguatan Kinerja

📅 30 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 2 hari lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Syariah “Sewarga” Kandangan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP, yang mewakili Bupati HSS.

Dalam sambutan tertulis Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai wadah menumbuhkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial.

“Koperasi merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Perannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga dalam membangun semangat kolektif di tengah masyarakat,” ujar Sekda.

Bupati juga mengapresiasi konsistensi pengurus dan anggota KPRI Syariah “Sewarga” dalam menjaga operasional koperasi tetap sesuai prinsip syariah. Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, koperasi dituntut mampu beradaptasi dan meningkatkan profesionalisme.

“Ke depan, koperasi harus adaptif, inovatif, dan dikelola secara profesional agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota dan perkembangan zaman,” lanjutnya.

Menurutnya, RAT sebagai forum tertinggi dalam koperasi memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi. Melalui forum tersebut, diharapkan lahir keputusan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kemajuan bersama.

Selain itu, koperasi juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola manajemen, serta memanfaatkan teknologi guna meningkatkan daya saing.

Sementara itu, Ketua KPRI Syariah “Sewarga”, Rahmani, S.E., M.E., mengatakan bahwa agenda utama RAT meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Tahun Buku 2025, penyusunan program kerja, serta penetapan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi Tahun 2026.

“RAT menjadi momentum penting untuk evaluasi sekaligus merumuskan langkah strategis agar koperasi semakin berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh anggota,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun 2026 menandai tahun ketujuh sejak KPRI “Sewarga” bertransformasi menjadi koperasi berbasis syariah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri alim ulama, Dewan Pengawas KPRI Syariah “Sewarga”, perwakilan perbankan, serta jajaran pengurus dan anggota koperasi.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook