BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
RAT KPRI Syariah “Sewarga” 2025 Tekankan Transparansi dan Penguatan Kinerja

RAT KPRI Syariah “Sewarga” 2025 Tekankan Transparansi dan Penguatan Kinerja

📅 30 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 30 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Syariah “Sewarga” Kandangan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP, yang mewakili Bupati HSS.

Dalam sambutan tertulis Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai wadah menumbuhkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial.

“Koperasi merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Perannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga dalam membangun semangat kolektif di tengah masyarakat,” ujar Sekda.

Bupati juga mengapresiasi konsistensi pengurus dan anggota KPRI Syariah “Sewarga” dalam menjaga operasional koperasi tetap sesuai prinsip syariah. Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, koperasi dituntut mampu beradaptasi dan meningkatkan profesionalisme.

“Ke depan, koperasi harus adaptif, inovatif, dan dikelola secara profesional agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota dan perkembangan zaman,” lanjutnya.

Menurutnya, RAT sebagai forum tertinggi dalam koperasi memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi. Melalui forum tersebut, diharapkan lahir keputusan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kemajuan bersama.

Selain itu, koperasi juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola manajemen, serta memanfaatkan teknologi guna meningkatkan daya saing.

Sementara itu, Ketua KPRI Syariah “Sewarga”, Rahmani, S.E., M.E., mengatakan bahwa agenda utama RAT meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Tahun Buku 2025, penyusunan program kerja, serta penetapan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi Tahun 2026.

“RAT menjadi momentum penting untuk evaluasi sekaligus merumuskan langkah strategis agar koperasi semakin berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh anggota,” ujarnya.

Baca Juga  Pansus I DPRD Kalsel Sisir Potensi PAD melalui Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah

Ia menambahkan, tahun 2026 menandai tahun ketujuh sejak KPRI “Sewarga” bertransformasi menjadi koperasi berbasis syariah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri alim ulama, Dewan Pengawas KPRI Syariah “Sewarga”, perwakilan perbankan, serta jajaran pengurus dan anggota koperasi.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook