BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Hanura Banjarmasin Salurkan Air Bersih untuk Warga Jalan Irian 1, Tampung Aspirasi Masyarakat • SKCK Online Keliling Ditintelkam Polda Kalsel Sambangi Kampus, Mahasiswa Rasakan Kemudahan Layanan • Muscab Pramuka HSS Dimajukan ke Desember 2026, Ini Alasan Ketua Kwarcab • Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show, Dorong Pelestarian Budaya dan Pengembangan UMKM • JERITAN HATI ANAK KALIMANTAN YANG TERSAPU KABUT ASAP • Bazar hingga Tata Rias Lokal, Yuniati Iberahim Dorong Penguatan UMKM di Kandangan • Kabut Asap Tak Padamkan Kreativitas, 90 Penampil Meriahkan Fashion Show Sasirangan di HSS • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Bangun Banua Lebih Akuntabel, Bupati HSS Hadiri Forum Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan

Bangun Banua Lebih Akuntabel, Bupati HSS Hadiri Forum Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan

📅 21 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 21 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syafrudin Noor, menghadiri Seminar Nasional bertema Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan untuk Membangun Banua di Hotel Galaxy, Senin malam (20/4/2026).

Bupati hadir didampingi Inspektur Daerah HSS, Kiky Rachmawati. Kegiatan tersebut diselenggarakan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni PMII.

Seminar secara resmi dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, serta dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Ketua DPRD Kalimantan Selatan H. Supian HK, Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi, serta para kepala daerah se-Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Hasnuryadi menekankan pentingnya forum tersebut sebagai ruang dialog untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Seminar ini diharapkan mampu melahirkan gagasan dan masukan konstruktif bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan tugas masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Gubernur H. Muhidin terbuka terhadap berbagai masukan demi mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BPK RI, BPKP, dan IKA PMII,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Kalimantan Selatan, Andriyanto, mengatakan seminar ini menjadi wadah pertukaran gagasan antara pemerintah dan para pemangku kepentingan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara dan daerah yang transparan serta akuntabel,” katanya.

Ia menambahkan, peserta seminar berasal dari berbagai unsur, mulai dari kepala daerah, pimpinan DPRD, instansi vertikal, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Seminar yang dimoderatori Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Yunani, menghadirkan tiga narasumber, yakni Fathan Subchi, KH Prof. Hafizh Ansyari, serta Direktur Utama Bank Kalsel, Fahruddin.

Baca Juga  Hari Jadi ke-76 Kalsel, Wabup HSS Teguhkan Semangat “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju”

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook