BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
KKN Internasional ULM Bangun Pojok Baca dan Papan Informasi di Kawasan FELDA Malaysia • Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis • Tim Takraw Putri HSS Tampil Perkasa di POPDA Kalsel, Tim Putra Melaju ke Semifinal • Takraw HSS Tampil Gemilang di POPDA Kalsel, HSS-A dan HSS-B Juara Pool • Sekda HSS Hadiri Sidang GTRA Penetapan Redistribusi Tanah 2026 • 30 Hari Bangun Desa, TMMD ke-128 di HSS Resmi Berakhir • TMMD ke-128 di HSS Rampung 100 Persen, Bangun Jalan hingga Rehab RTLH • GOW HSS Tingkatkan Literasi Kebencanaan Organisasi Wanita untuk Perkuat Ketahanan Keluarga • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Cegah Lonjakan Harga, Satgas Pangan HSS Sidak Pasar Terpadu Kandangan

Cegah Lonjakan Harga, Satgas Pangan HSS Sidak Pasar Terpadu Kandangan

📅 05 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terpadu atau Pasar Subuh, Jalan H.M. Yusi, Kandangan, Kamis (5/2/2026).

Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Polda Kalimantan Selatan guna memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan. Kegiatan ini melibatkan Polres HSS, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian dan Pangan, serta DPMPTSP HSS.

Kepala Bidang Bina Perdagangan Disperindag HSS, Abdul Kodir, mengatakan pengawasan difokuskan pada stabilitas harga 10 komoditas pangan strategis, terutama Minyakita.

“Minyakita adalah minyak goreng bersubsidi, sehingga harganya tidak boleh melebihi ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Di lapangan, tim masih menemukan pedagang yang belum mengetahui distribusi Minyakita kini sepenuhnya ditangani Perum Bulog. Akibatnya, sebagian pedagang membeli melalui perantara dengan harga lebih tinggi.

Menurut Abdul Kodir, pedagang diminta berkoordinasi langsung dengan Bulog agar harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau ambil langsung ke Bulog, harga per liter Rp14.500, sehingga bisa dijual sesuai HET,” jelasnya.

Sementara itu, Polres HSS menegaskan sidak bertujuan menjaga stabilitas harga dan mencegah penimbunan bahan pokok menjelang Ramadan.

“Kami pastikan bahan pokok tersedia dan harga tetap stabil. Jika ada yang sengaja menimbun, akan kami tindak tegas sesuai hukum,” ujar anggota Satgas Pangan HSS, Rizki Fauzi.

Pemerintah daerah berharap langkah ini membuat masyarakat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

*(UCK/Banjartv.com)

Baca Juga  KONI HSS Periode 2026–2030 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Bagikan: WhatsApp Facebook