BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Cegah Lonjakan Harga, Satgas Pangan HSS Sidak Pasar Terpadu Kandangan

Cegah Lonjakan Harga, Satgas Pangan HSS Sidak Pasar Terpadu Kandangan

📅 05 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terpadu atau Pasar Subuh, Jalan H.M. Yusi, Kandangan, Kamis (5/2/2026).

Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Polda Kalimantan Selatan guna memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan. Kegiatan ini melibatkan Polres HSS, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian dan Pangan, serta DPMPTSP HSS.

Kepala Bidang Bina Perdagangan Disperindag HSS, Abdul Kodir, mengatakan pengawasan difokuskan pada stabilitas harga 10 komoditas pangan strategis, terutama Minyakita.

“Minyakita adalah minyak goreng bersubsidi, sehingga harganya tidak boleh melebihi ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Di lapangan, tim masih menemukan pedagang yang belum mengetahui distribusi Minyakita kini sepenuhnya ditangani Perum Bulog. Akibatnya, sebagian pedagang membeli melalui perantara dengan harga lebih tinggi.

Menurut Abdul Kodir, pedagang diminta berkoordinasi langsung dengan Bulog agar harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau ambil langsung ke Bulog, harga per liter Rp14.500, sehingga bisa dijual sesuai HET,” jelasnya.

Sementara itu, Polres HSS menegaskan sidak bertujuan menjaga stabilitas harga dan mencegah penimbunan bahan pokok menjelang Ramadan.

“Kami pastikan bahan pokok tersedia dan harga tetap stabil. Jika ada yang sengaja menimbun, akan kami tindak tegas sesuai hukum,” ujar anggota Satgas Pangan HSS, Rizki Fauzi.

Pemerintah daerah berharap langkah ini membuat masyarakat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

*(UCK/Banjartv.com)

Baca Juga  Pelantikan Rektor Baru UNISKA MAB Banjarmasin
Bagikan: WhatsApp Facebook