BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Cegah Lonjakan Harga, Satgas Pangan HSS Sidak Pasar Terpadu Kandangan

Cegah Lonjakan Harga, Satgas Pangan HSS Sidak Pasar Terpadu Kandangan

📅 05 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terpadu atau Pasar Subuh, Jalan H.M. Yusi, Kandangan, Kamis (5/2/2026).

Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Polda Kalimantan Selatan guna memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan. Kegiatan ini melibatkan Polres HSS, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian dan Pangan, serta DPMPTSP HSS.

Kepala Bidang Bina Perdagangan Disperindag HSS, Abdul Kodir, mengatakan pengawasan difokuskan pada stabilitas harga 10 komoditas pangan strategis, terutama Minyakita.

“Minyakita adalah minyak goreng bersubsidi, sehingga harganya tidak boleh melebihi ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Di lapangan, tim masih menemukan pedagang yang belum mengetahui distribusi Minyakita kini sepenuhnya ditangani Perum Bulog. Akibatnya, sebagian pedagang membeli melalui perantara dengan harga lebih tinggi.

Menurut Abdul Kodir, pedagang diminta berkoordinasi langsung dengan Bulog agar harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau ambil langsung ke Bulog, harga per liter Rp14.500, sehingga bisa dijual sesuai HET,” jelasnya.

Sementara itu, Polres HSS menegaskan sidak bertujuan menjaga stabilitas harga dan mencegah penimbunan bahan pokok menjelang Ramadan.

“Kami pastikan bahan pokok tersedia dan harga tetap stabil. Jika ada yang sengaja menimbun, akan kami tindak tegas sesuai hukum,” ujar anggota Satgas Pangan HSS, Rizki Fauzi.

Pemerintah daerah berharap langkah ini membuat masyarakat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

*(UCK/Banjartv.com)

Baca Juga  Unik dan Menghibur, Lomba Mahambit Hatap Warnai Perayaan Maulid dan HUT ke-81 RI di Pandulangan
Bagikan: WhatsApp Facebook