Banjartv.com, Jakarta – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berpartisipasi dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Indonesia, INACRAFT 2026, yang digelar selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Februari 2026.
Keikutsertaan Dekranasda HSS ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., M.AP, yang didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten HSS Hj. Misnawati Suriani, Wakil Ketua Harian Dekranasda Dr. Yuniati, S.H., M.H., M.Kn, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kabupaten HSS Sudiono, S.E., M.Si, serta jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten HSS.




Dalam ajang tersebut, Dekranasda Kabupaten HSS menghadirkan satu stan pameran yang menampilkan beragam karya kriya unggulan hasil kreativitas anak Banua. Produk yang dipamerkan meliputi kain dan busana sasirangan, tas berbahan dasar iling, peci berbahan nilon dan rotan, hingga baling-baling logam motor kapal, yang mencerminkan kekayaan budaya serta keterampilan perajin lokal Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Antusiasme pengunjung terhadap stan Dekranasda Kabupaten HSS terbilang tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi stan serta melakukan pembelian, khususnya terhadap produk sasirangan, baik kain maupun jaket sasirangan, yang menjadi salah satu produk favorit selama pameran berlangsung.
INACRAFT 2026 diikuti oleh 1.013 stan peserta, terdiri atas 788 peserta individu, 208 stan dari Kementerian, BUMN, dan Dinas, serta 10 stan peserta dari luar negeri. Selain itu, terdapat 21 island pameran yang diisi oleh berbagai Kementerian, BUMN, Dinas, serta mitra INACRAFT.
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, menyampaikan bahwa keikutsertaan Dekranasda HSS dalam INACRAFT 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan dan promosi produk kriya lokal.
“Melalui INACRAFT ini, kami berharap produk-produk unggulan Kabupaten Hulu Sungai Selatan semakin dikenal luas, memiliki daya saing yang kuat, serta mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Pemerintah daerah akan terus mendorong dan mendukung para perajin agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya,” ujarnya.
*(UCK/Banjartv.com)










