BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Banjir di Kabupaten Banjar, Pastikan Perlindungan Kelompok Rentan

Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Banjir di Kabupaten Banjar, Pastikan Perlindungan Kelompok Rentan

📅 09 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 09 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, BANJAR — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026), usai meninjau wilayah terdampak banjir di Kabupaten Balangan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal dan terpadu.

Peninjauan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat perlindungan sosial, merespons krisis secara cepat, serta memastikan penanganan bencana dilakukan secara menyeluruh.

Di Kabupaten Banjar, Wapres mengunjungi posko pengungsian yang berada di halaman eks Puskesmas Kecamatan Sungai Tabuk.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres menyapa para pengungsi, berdialog langsung dengan warga, serta mendengarkan kondisi dan kebutuhan selama berada di tempat pengungsian.

Wapres menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan penyandang disabilitas. Ia juga memastikan layanan dasar bagi pengungsi tetap berjalan dengan baik.

“Warga yang mengungsi, terutama lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan kaum disabilitas, harus benar-benar diperhatikan. Pastikan dapur umum menyediakan makanan tiga kali sehari dan posko kesehatan tetap aktif 24 jam,” tegas Wapres.

Selain itu, Wapres meminta agar ketersediaan obat-obatan, air bersih, sanitasi, serta fasilitas pendukung lainnya terus terjaga guna mencegah munculnya penyakit akibat banjir yang berkepanjangan. Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat, atas arahan Presiden, untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan wilayah terdampak.

“Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki oleh pemerintah. Untuk sementara Bapak-Ibu tetap di sini dulu, dan pemulihan akan kita percepat,” ujar Wapres.

Usai meninjau posko pengungsian, Wapres mengecek dapur umum untuk memastikan penyediaan makanan bagi para pengungsi berjalan dengan baik. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan meninjau permukiman warga yang masih tergenang banjir. Dengan menggunakan perahu karet, Wapres melihat langsung kondisi rumah-rumah terdampak sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Baca Juga  Pansus I DPRD Kalsel Sisir Potensi PAD melalui Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah

Berdasarkan data sementara, banjir di Kabupaten Banjar berdampak pada sembilan kecamatan dan 121 desa.

Sebanyak 23.133 rumah terdampak, dengan 13.732 rumah masih terendam. Jumlah warga terdampak mencapai 42.082 kepala keluarga atau 118.151 jiwa, termasuk ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Banjar, Wapres bertolak menuju Lanud Sjamsudin Noor untuk kembali ke Jakarta.

*(Dhani/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook