BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • BPBD Banjar Aktifkan Tiga Posko Siaga Karhutla dan Kekeringan, Distribusikan 400 Ribu Liter Air Bersih • DPRD dan Pemkab HSS Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 • Bunda PAUD HSS Pastikan MPLS Berjalan Ceria dan Ramah Anak di TK Negeri 1 Kandangan • Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V • Wabup HSS Minta Rehabilitasi SDN Tumbukan Banyu Dipercepat, Siswa Masih Belajar Bergantian • Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah • Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Banjir di Kabupaten Banjar, Pastikan Perlindungan Kelompok Rentan

Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Banjir di Kabupaten Banjar, Pastikan Perlindungan Kelompok Rentan

📅 09 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 09 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, BANJAR — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026), usai meninjau wilayah terdampak banjir di Kabupaten Balangan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal dan terpadu.

Peninjauan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat perlindungan sosial, merespons krisis secara cepat, serta memastikan penanganan bencana dilakukan secara menyeluruh.

Di Kabupaten Banjar, Wapres mengunjungi posko pengungsian yang berada di halaman eks Puskesmas Kecamatan Sungai Tabuk.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres menyapa para pengungsi, berdialog langsung dengan warga, serta mendengarkan kondisi dan kebutuhan selama berada di tempat pengungsian.

Wapres menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan penyandang disabilitas. Ia juga memastikan layanan dasar bagi pengungsi tetap berjalan dengan baik.

“Warga yang mengungsi, terutama lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan kaum disabilitas, harus benar-benar diperhatikan. Pastikan dapur umum menyediakan makanan tiga kali sehari dan posko kesehatan tetap aktif 24 jam,” tegas Wapres.

Selain itu, Wapres meminta agar ketersediaan obat-obatan, air bersih, sanitasi, serta fasilitas pendukung lainnya terus terjaga guna mencegah munculnya penyakit akibat banjir yang berkepanjangan. Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat, atas arahan Presiden, untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan wilayah terdampak.

“Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki oleh pemerintah. Untuk sementara Bapak-Ibu tetap di sini dulu, dan pemulihan akan kita percepat,” ujar Wapres.

Usai meninjau posko pengungsian, Wapres mengecek dapur umum untuk memastikan penyediaan makanan bagi para pengungsi berjalan dengan baik. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan meninjau permukiman warga yang masih tergenang banjir. Dengan menggunakan perahu karet, Wapres melihat langsung kondisi rumah-rumah terdampak sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Baca Juga  Menjelang Momentum 5 Rajab, Satpol PP Banjar Perketat Pengamanan dan Penertiban PKL

Berdasarkan data sementara, banjir di Kabupaten Banjar berdampak pada sembilan kecamatan dan 121 desa.

Sebanyak 23.133 rumah terdampak, dengan 13.732 rumah masih terendam. Jumlah warga terdampak mencapai 42.082 kepala keluarga atau 118.151 jiwa, termasuk ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Banjar, Wapres bertolak menuju Lanud Sjamsudin Noor untuk kembali ke Jakarta.

*(Dhani/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook