BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
KORMI Nasional Hadiri Silaturahmi 60 Perguruan Kuntau Kalsel, APPSBI Resmi Lantik Wakil Ketua Umum

KORMI Nasional Hadiri Silaturahmi 60 Perguruan Kuntau Kalsel, APPSBI Resmi Lantik Wakil Ketua Umum

📅 05 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 05 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, Banjar – Sebanyak 60 perguruan kuntau dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan silaturahmi yang digelar di Posko Gerakan Putra Putri Asli Kalimantan (GEPPAK), Komplek BSD, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (01/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan pelestarian seni bela diri tradisional khas Kalimantan.

Acara tersebut dihadiri langsung Pengurus Komisi OTKB Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional Gunawan Wibowo dan Ketua Umum Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Awang Suwanda. Selain mempererat silaturahmi antarperguruan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Saipurrahman sebagai Wakil Ketua Umum APPSBI.

Pengurus Komisi OTKB KORMI Nasional Gunawan Wibowo menyampaikan bahwa kuntau merupakan olahraga tradisional berbasis budaya yang memiliki nilai historis dan keunikan tinggi. Ia menilai, keberadaan kuntau harus terus dijaga dan dikembangkan agar tidak tergerus oleh budaya modern.

“Olahraga tradisional seperti kuntau adalah kekayaan bangsa. KORMI berkomitmen membangkitkan kembali potensi daerah agar olahraga masyarakat ini bisa berkembang dan dikenal luas,” ujarnya.

Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki peluang besar untuk berkontribusi pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 yang akan digelar di Palu, Sulawesi Tengah. Ia berharap kepengurusan baru mampu menyiapkan atlet dan memperkuat pembinaan sejak dini.

Sementara itu, Ketua Umum APPSBI Awang Suwanda menegaskan bahwa organisasinya menaungi perguruan pencak silat budaya di 27 provinsi dan berada di bawah naungan KORMI. APPSBI, kata dia, terbuka bagi seluruh perguruan tanpa membedakan latar belakang apa pun.

“Kami siap mendukung program pemerintah dalam pelestarian budaya bangsa. Pencak silat, termasuk kuntau, sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda,”tukasnya.

Awang juga menyatakan optimismenya bahwa dengan kepengurusan baru, APPSBI akan semakin solid dalam membina perguruan hingga ke daerah. Ia berharap kuntau khas Kalimantan Selatan dapat berkembang dan dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Baca Juga  Masih Sehat Bugar Diusia 92 Tahun, Jemaah Haji Tertua se Kalsel Berangkat Haji Bersama Kloter BDJ 12

*(Ferry/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook